Kesehatan adalah salah satu hal yang penting untuk diperhatikan. Tak terkecuali, kesehatan pada organ reproduksi. Pada wanita, organ reproduksi terdiri atas vagina, ovarium, tuba fallopi dan uterus (rahim). Selain kesehatan diri sendiri, keempat organ tersebut juga bertanggung jawab pada kesehatan reproduksi pasangan dan bayi yang nantinya akan dikandung. Jika kesehatan organ reproduksi wanita terjaga dengan baik, maka perencanaan ke depan, untuk menuju kehamilan hingga persalinan pun akan terjaga dengan baik. Lantas, sudahkah kamu menjaga kesehatan organ reproduksimu?


 

Jangan Malas Mengganti Pembalut

Darah yang kita keluarkan saat haid adalah darah kotor. Darah juga menjadi salah satu tempat yang efektif untuk berkembangnya bakteri dan virus. Oleh karena itu, kita harus rajin mengganti pembalut. Mengganti pembalut setidaknya 4 jam sekali. Sesuaikan dengan volume darah yang kita keluarkan. Jika volumenya sangat banyak, tentunya harus mengganti pembalut lebih sering. Gangguan paling sering terjadi saat haid adalah, timbulnya rasa gatal pada area vagina. Oleh karena itu, jangan malas untuk mengganti pembalutmu.

Jangan Malas Mengganti Pembalut
source: https://hellosehat.com


 

baca juga

Jangan Terlalu Sering Menggunakan Sabun Pembersih Area Kewanitaan

Area kewanitaan memiliki tingkat pH tertentu, yang harus dijaga kestabilannya. Selain pH, area kewanitaan pun harus dijaga kelembapannya. Jika kita terlalu sering membersihkan area kewanitaan kita menggunakan sabun, maka pH dan kelembapannya akan terganggu. Hal tersebut disebabkan karena sabun bersifat basa (pH di atas 7), karena itu akan sangat berpengaruh nantinya pada pH area kewanitaan kita

Jangan Terlalu Sering Menggunakan Sabun Pembersih Area Kewanitaan
source: https://babyologist.com/


 

Rutin Mengganti Celana Dalam

Celana dalam adalah bahan yang berhubungan langsung dengan alat kelamin. Karena itu, kebersihannya harus terjaga. Sama seperti pakaian yang kita kenakan di luar, kita harus menggantinya setiap hari. Bahkan lebih baik, 2 kali sehari. Hal itu dibutuhkan untuk menghindari keputihan yang menempel pada celana dalam menimbulkan ketidaknyamanan pada area kawanitaan. Gangguan yang paling mudah terjadi adanya timbulnya rasa gatal. Nah, tentunya kamu juga tidak ingin kan kalau daerah kewanitaanmu tidak nyaman.

Rutin Mengganti Celana Dalam
source: http://baca.co.id


 

baca juga

Pola Makan yang Sehat

Kesehatan harus dijaga baik dari luar maupun dari dalam. Selain menjaga kebersihan dari luar, kita pun harus menjaga kesehatannya dari dalam, dengan cara menjaga pola makan. Konsumsi makanan sehat, seperti buah dan sayur, yang pastinya mengandung banyak vitamin, mineral, dan zat-zat bermanfaat lainnya untuk menjaga organ reproduksi kita tetap prima.

Menghindari rokok dan alkohol, juga menjadi langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan organ reproduksi. Rokok dan alkohol dapat menyebabkan gangguan pada ovarium. Karena ovarium merupakan tempat berkembangnya sel telur, maka jika kesehatan ovarium terganggu, masalah yang akan ditimbulkan adalah gangguan kesuburan. 

Pola Makan yang Sehat
source: https://kompas.com


 

Bedakan Tanda Tanda Keputihan

Keputihan itu bermacam-macam girls. Keputihan bisa menjadi salah satu indikator untuk mengetahui tingkat kesehatan organ reproduksi. Keputihan dengan intensitas yang berlebihan, berwarna kekuningan , kehijauan, atau berdarah, sebaiknya kamu harus lebih baik lagi ya menjaga kebersihan area kewanitaanmu. Bahkan lebih baik, jika kamu memeriksakan kondisi tersebut ke dokter. Karena kondisi keputihan yang normal, intensitasnya tidak berlebihan, tidak berwarna dan juga tidak berbau menyengat. Kamu bisa membaca perbedaan keputihan lebih lanjut di sini