Alasan Menginginkan Menjadi Kurus

instagram.com/rickycuaca
Artis kelahiran Padang, 30 tahun yang lalu memang menjadi daya tarik tersendiri setelah membintangi Tobi dalam sinetron Ganteng-Ganteng Serigala.

Kali ini Ricky Cuaca kembali menjadi perhatian publik karena keberhasilannya menurunkan berat badan hingga 38 kg. Banyak followers-nya yang memuji keberhasilannya dalam diet sehatnya. Turunnya berat badannya itu karena program diet alami yang Ia jalankan Ladies. Tak dipungkiri, banyak netizen yang dulu membencinya karena tubuh tambunnya kini memuji tekadnya untuk menurunkan berat badan.

Olahraga Pilihan Ricky Cuaca

instagram.com/rickycuaca
Untuk mendapatkan berat badan yang ideal, Ia memilih olahraga gym dengan gerakan favoritnya yaitu Plank. Gerakan ini merupakan perpaduan antara push up dengan sit up. Dengan bertumpu pada siku dan kaki, gerakan ini dipercaya mampu melunturkan lemak pada bagian perut, lengan bagian atas dan paha.
baca juga

Mengatur Pola Makan

instagram.com/rickycuaca
Selain berolahraga, Ricky juga memilih untuk melakukan diet sehat yaitu dengan tidak mengonsumsi karbo, gula, dan gorengan. Ia juga mengaku bahwa setiap hari hanya makan satu kali dan memperbanyak cemilan sehat nih Ladies.

Ricky Cuaca Melakukan Diet Keto

https://images.pexels.com/photos/1332189/pexels-photo-1332189.jpeg?auto=compress&cs=tinysrgb&h=650&w=940
Sudah pernah dengar jenis diet ini Ladies? Nah Ricky Cuaca juga menerapkan diet ketogenik Ladies. Ia mengaku menghindari makanan yang tinggi karbohidrat seperti nasi dan tetap mengonsumsi makanan yang kaya protein. Alhasil, Ia mampu menurunkan berat badannya hingga 38 kg.

Diet ketogenik adalah diet yang menerapkan pola makan rendah karbohidrat dan tinggi lemak. Beberapa studi yang mendukung metode ini mengatakan diet ketogenik dapat menurunkan berat badan dalam waktu singkat namun tetap meningkatkan energi, sehingga kamu tidak lemas Ladies.  Diet sehat ini juga mampu mengurangi resiko penyakit serius, seperti diabetes, kanker, epilepsi, dan Alzheimer.

ola diet keto menitikberatkan pada menu makanan yang tinggi lemak dan rendah karbohidrat dan tinggi lemak. Apabila konsumsi lemak normal dibatasi sekitar 20-30% dari kebutuhan harian, diet ketogenik menganjurkan asupan lemak hingga mencapai 60-70%.

Asupan makanan sumber karbohidrat pun amat sangat dikurangi hingga hanya 5% dari kebutuhan harian pada umumnya. Sebagai gantinya, karbohidrat ditukar dengan makanan tinggi protein untuk mencukupi 20 persen kebutuhan tubuh.

Pengurangan karbohidrat secara drastis ini membuat tubuh memasuki fase yang disebut sebagai ketosis. Minimnya asupan karbohidrat membuat tubuh tidak memproduksi gula darah dalam jumlah cukup untuk dibakar sebagai energi. Akibatnya, tubuh mulai memecah tumpukan lemak sebagai sumber energi cadangan.