Memilih Desain Kartu Undangan

Langkah pertama yang harus ditempuh calon pengantin adalah mencari desain kartu undangan. Cari atau buatlah desain sebanyak mungkin sebagai referensimu Ladies

Sesampainya di rumah, buat kembali desainnya sesuai dengan keinginan kamu dan pasangan. Agar hasilnya memuaskan, proses perburuan kartu undangan sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari sebelum hari pernikahan. Minimal dua bulan sebelum hari H ya Ladies.

Untuk desain, pilih jenis huruf yang tidak susah dibaca. Jangan gunakan huruf yang sepintas terlihat indah namun sulit dibaca. Huruf yang simple namun bersih akan membuat tamu tidak kesulitan saat membaca nama calon pengantin, alamat tempat pernikahan, waktu pernikahan dan lain-lain. Berikut pilihan desain undangan dan tips dari Beautynesia.id.


 

Undangan Pernikahan Elegan

https://i.pinimg.com/564x/9b/52/12/9b5212d7b931bd02f8a592740ecb30d7.jpg

Pilih desain undangan pernikahan elegan agar undanganmu terasa timeless. Kamu bisa mengkombinasikan desain bunga dengan jenis font yang simple. Jangan lupa untuk menggunakan emboss (bagian mengkilap) pada nama atau inisial nama kamu dengan pasangan. Pilih warna emas untuk bagian yang ingin di-emboss.


 

baca juga

Kreasikan Undangan Pernikahanmu Sesuai Budget

https://i.pinimg.com/564x/12/2e/95/122e952bd56efca14ce8cbe140fc8e5c.jpg
Undangan pernikahan juga bisa kamu buat sendiri lho Ladies. Selain unik, desain undangan pernikahan di atas tidak akan menghabiskan banyak budget pernikahanmu. Undangan pernikahan murah bisa kamu buat sendiri di rumah dengan menggunakan kartu dengan desain sederhana serta tak lupa untuk menambahkan barang yang dapat menarik calon tamu pernikahanmu.


 

Undangan Pernikahan Simple Cocok untuk yang Tidak Ingin Ribet

https://i.pinimg.com/564x/60/dc/8a/60dc8a6fe8d293f5ff446884802d7a0a.jpg
Selain memberikan kesan elegan, undangan pernikahan yang simple sangat timeless. Desain ini menunjukkan kerapihan dan kebersihan bagi si pembuat acara. Kamu juga bisa menggunakan kertas kalkir untuk mendapatkan efek transparan dan kesan elegan. Gunakan beberapa kartu untuk nama kamu dan calon pasangan serta kartu untuk bagian denah lokasi pernikahan.


 

baca juga

Konsultasikan dengan Keluarga

Setelah menentukan desain, konsultasikan desain tersebut dengan orang tua masing-masing. Kecuali masing-masing keluarga mau membuat pesta pernikahan terpisah dengan undangan yang terpisah pula. Diskusikan dengan matang agar argumentasi yang seringkali muncul dapat dihindari di antara dua keluarga. 


 

Cantumkan Nama Keluarga

Cantumkan nama panggilan kamu dan pasangan serta keluarga masing-masing supaya penerima undangan tidak kebingungan dan berpikir undangan tersebut salah alamat ya Ladies. Jika memang merasa perlu, cantumkan pula nomor telepon di masing-masing keluarga. Tujuannya, supaya si penerima undangan bisa menghubungi nomor telepon yang tercantum untuk lebih yakin apakah memang benar mereka diundang jika si penerima undangan merasa tidak kenal dengan calon pengantin dan keluarganya.


 

Masukkan Denah Lokasi Pernikahan

https://i.pinimg.com/564x/af/e4/27/afe4273d412ed437223bfdd325c97ce7.jpg

Pada umumnya, dalam sebuah undangan pernikahan, tercantum pula sebuah peta atau denah lokasi pernikahan. Meskipun pesta pernikahan dilakukan di sebuah gedung yang sudah familiar dan dikenal orang banyak. Denah atau peta menjadi syarat utama ketika pernikahan dilakukan di rumah atau tempat yang sulit untuk dikunjungi, apalagi buat tamu yang datang dari luar kota. Biasanya, vendor kartu undangan memiliki denah atau peta lokasi gedung, hotel atau balai pertemuan

Namun untuk denah rumah, calon pengantin harus membuat sendiri yang bisa didiskusikan dengan vendor kartu undangan. Harus dicek lagi, apakah peta yang dibuat sudah sesuai dengan kondisi jalan sekarang. Jangan sampai peta atau denah yang dibuat secara ekonomis dan meringkas banyak hal malah membuat orang tersesat. Akan merepotkan jika peta tersebut ternyata sudah kadaluarsa. Jangan sampai tamu yang kamu undang malah tersesat.