Pembalut

Pembalut merupakan salah satu alat yang digunakan untuk menyerap darah menstruasi dengan bentuk seperti bantalan. Sebagian wanita Indonesia menggunakan pembalut untuk digunakan saat sedang haid.

Cara penggunaannya relatif lebih praktis, yaitu hanya dengan ditempetkan pada celana dalam. Pembalut ini juga tersedia dalam beragam ukuran dan model, seperti diantaranya pembalut dengan ukuran panjang untuk digunakan pada malam hari atau pembalut bersayap untuk menghindari kebocoran samping. 
 

Perbedaan Pembalut, Tampon, dan Menstrual Cup yang Sama-sama Digunakan Saat Menstruasi
source: http://carewaywellness.com/


Kelebihan

  • Pembalut lebih mudah dipakai karena hanya tinggal ditempel pada celana dalam.
  • Pembalut lebih praktis untuk digunakan saat berpergian.

Kekurangan

  • Penggunaannya sering menyeplak karena terlalu tebal.
  • Mudah bocor jika pemasangannya kurang pas.
  • Sering membuat iritasi karena bahan sayap menimbulkan gesekan pada paha dalam.
  • Bahan kapas yang lembap menjadi tempat berkembangnya bakteri.


Tampon

Tampon memiliki bahan material yang sama dengan pembalut, yaitu terbuat dari bantalan kapas yang berperan dalam menyerap darah menstruasi. Akan tetapi, tampon memiliki bentuk yang berbeda yaitu seperti tabung silinder dengan ukuran kecil dengan benang sebagai penarik pada bagian ujungnya. Cara penggunaannya dilakukan dengan dimasukkan ke dalam vagina.
 

Perbedaan Pembalut, Tampon, dan Menstrual Cup yang Sama-sama Digunakan Saat Menstruasi
source: https://www.standard.co.uk/


Kelebihan

  • Tampon sangat cocok untuk digunakan oleh para wanita yang memiliki banyak aktivitas berat seperti olahraga.
  • Risiko bocor cukup kecil karena sifatnya yang menyerap darah di dalam vagina. 

Kekurangan

  • Pemakaian cukup sulit karena tidak semua orang terbiasa mekanisme penggunaannya. 
  • Hanya tahan selama maksimal 6 jam, sehingga pastikan kamu selalu menggantinya setiap 2-5 jam sekali.
  • Risiko terkena sindrom toxic shock syndrome (TSS), yaitu sindrom yang diakibatkan oleh berkembangnya bakteri pada tampon.
baca juga


Menstrual Cup

Terakhir, berbeda dengan pembalut dan tampon, cara kerja menstrual cup bukanlah dengan menyerap darah haid ke dalam kapas. Sebaliknya, menstrual cup atau yang juga dikenal dengan sebutan cawan menstruasi ini bekerja dengan dengan menampung darah haid. Menstrual cup ini terbuat dari bahan karet atau silikon yang cara pemakiannya diselipkan dalam vagina. Dengan kata lain, kamu bisa mencucinya dan menggunakan ulang tanp harus membeli berkali-kali.
 

Perbedaan Pembalut, Tampon, dan Menstrual Cup yang Sama-sama Digunakan Saat Menstruasi
source: http://rubycup.com/


Kelebihan

  • Menstrual cup dapat digunakan berkali-kali.
  • Risiko bocor kecil karena semua darah tertampung di dalam vagina.
  • Cukup praktis untuk digunakan sehari-hari.
Kekurangan
  • Pemakaiannya hampir mirip dengan tampon, sehingga sulit untuk digunakan oleh orang-orang yang belum familiar.


Itulah perbedaan yang dapat kamu ketahui mengenai penggunaan pembalut, tampon, dan menstrual cup. Apapun alat yang kamu gunakan, tetaplah selalu memperhatikan kebersihan organ reproduksi selama menstruasi. Hal ini penting untuk memastikan tidak ada risiko tumbuhnya bakteri, jamur dan kuman mengingat kondisi vagina yang semakin sensitif di saat haid.
 

Perbedaan Pembalut, Tampon, dan Menstrual Cup yang Sama-sama Digunakan Saat Menstruasi
source: http://www.urbanhealth.com.my/