Keakraban manusia dengang teknologi semakin hari membuat semakin banyak orang bergantung pada teknologi. Sayangnya, kebergantungan ini terkadang enggak dibarengi dengan pengetauan yang sebanding. Padahal sudah seharusnya sebagai pengguna teknologi aktif kita memiliki pengetahuan tenang teknologi informasi. Apalagi sebenarnya teknologi informasi juga merupakan ilmu yang bisa kita pelajari sendiri.

Salah satu contoh terdekat bisa kita lihat dari teknologi yang paling akrab dengan kita : handphone. Kamu pastinya menggunakan handphone setiap hari, tapi seberapa banyak info teknologi seputar handphone yang kamu ketahui? Kamu juga tentunya men-charge handphone kamu setiap hari, tapi tahukah kamu bahwa sudah banyak kepercayaan tentang men-charge handphone yang telah berubah?

Nah, supaya kamu ga salah lagi, ketahui yuk mitos dan fakta men-charge handphone berikut ini!


 

Jangan charge handphone ketika tidur
Begadang demi menunggu baterai terisi penuh karena khawatir akan "overcharging" jika mencharge handphone hingga pagi hari. Tentunya hal ini adalah mitos belaka. Faktanya adalah sekarang sudah masuk dalam zaman smartphone, kepintarannya membuat dia mengerti bahwa pada saat baterai penuh tandanya itu waktu untuk berhenti mengisi daya. Jadi kamu enggak perlu repot lagi mengkhawatirkannya.

Ini 5 Kepercayaan tentang Mencharge Handphone yang Salah tapi Malah Banyak Dipercaya!
source: https://www.rd.com/


 

baca juga

Jangan pakai handphone sambil di-charge
Memang ada benarnya jika menggunakan handphone ketika sedang di-charge akan semakin membuat lama pengisian daya. Tapi hal ini enggak sepenuhnya terlarang. Jika kamu masih menggunakan baterai dan charger asli, sebenarnya hal ini relatif aman (tidak akan merusak baterai ataupun charger). Tapi usahakan untuk menggunakan handphone seperlunya saja, ya!

Ini 5 Kepercayaan tentang Mencharge Handphone yang Salah tapi Malah Banyak Dipercaya!
source: https://www.hoax-slayer.net/


 

Pakai charger bawaan adalah wajib
Hal ini tentunya bisa jadi sangat merepotkan. Apalagi jika kamu membutuhkan charger tapi justu lupa membawanya. Pada dasarnya kamu bisa menggunakan charger apapun yang setipe. Tapi tetap perhatikan kualitas charger yang digunakan, ya. Usahakan menggunakan charger yang sejtara dengan charger bawaan. Misalnya kamu biasa menggunakan charger yang menyalurkan arus 2 Ampere, maka usahakan untuk menggunakan charger lain yang juga menyalurkan arus 2 Ampere.

Ini 5 Kepercayaan tentang Mencharge Handphone yang Salah tapi Malah Banyak Dipercaya!
source: https://www.lifewire.com/


 

baca juga

Tunggu baterai benar-benar habis
Ada yang berpendapat bahwa kita harus menunggu baterai benar-benar habis baru boleh di-charge. Dulunya memang handphone menggunakan baterai nikel yang jika di-charge bukan pada waktu yang seharusnya maka akan cepat rusak. Berbeda dengan handphone zaman sekarang menggunakan baterai Li-ion.

Enggak ada salahnya mencharge ketika kapasitas baterai masih banyak. Sedangkan waktu paling ideal untuk menchage sebelum daya habis adalah ketika baterai tinggal 15%. Tapi kamu juga boleh membiarkan handphone hingga mati untuk keperluan kalibrasi.

Ini 5 Kepercayaan tentang Mencharge Handphone yang Salah tapi Malah Banyak Dipercaya!
source: https://www.deville.com.br/


 

Hemat daya dengan matikan Wifi, GPS, dan Bluetooth
Pernyataan ini memang enggak sepenuhnya mitos. Ada benarnya jika kamu mematikan fitur-fitur tersebut maka baterai akan lebih hemat. Tapi cara ini juga bukan cara efisien untuk menghemat baterai. Efeknya bisa dikatakan sangat kecil. Menurunkan brightness dan menggunakan flight mode bisa jadi lebih berdampak besar untuk menghemat baterai.

Ini 5 Kepercayaan tentang Mencharge Handphone yang Salah tapi Malah Banyak Dipercaya!
source: https://www.wired.com/
Apakah kamu termasuk dalam orang memercayai mitos-mitos tersebut? Mulai sekarang jangan percaya lagi, ya! Yuk, cari tahu lebih banyak tentang berbagai info teknologi yang kita gunakan agar menjadi pengguna teknologi yang smart!