Ketahui Apa Yang Ingin Kamu Lakukan Ketika Kerja Nanti

Mungkin diantara kamu masih banyak yang berpendapat bahwa jurusan-jurusan terkenal seperti huku, ekonomi atau IT akan menjamin kesuksesan kamu nanti? Nah, buat kamu yang masih berfikiran seperti itu sebaiknya segera di urungkan yah guys.
Ketahui Apa Yang Ingin Kamu Lakukan Ketika Kerja Nanti
source: http://ayobuka.com/2014/07/17/tips-jitu-memilih-jurusan-kuliah/

Kenapa? Karena pada dasarnya bisa dikatakan sebagai jurusan yang sesuai ketika ilmu kamu nanti bisa di aplikasikan ke hal yang ingin kamu lakukan kelak nanti. Contoh, kamu suka dengan kegiatan sosial dalam bidang budaya, maka kamu bisa mencoba memilih jurusan yang ada di fakultas-fakultas yang aktif dalam social movement seperti fakultas sosial atau fakultas budaya.

 

Kenali Potensi Dalam Diri Kamu Dengan Kegiatan Sejak Dini

Mengenail potensi diri tentunya tidak mudah yah beautynesian. Namun untuk mengetahui sedikit banyak tentang potensial kamu bisa mencoba untuk memperhatikan beberapa hal berikut ini. Secara psikologis jurusan yang sesuai adalah jurusan yang akan mengembangkan potensial pada diri kamu.
Kenali Potensi Dalam Diri Kamu Dengan Kegiatan Sejak Dini
source: https://writemypaper4me.org/blog/college-major

So, cobalah untuk memulai kegiatan-kegiatan yang kamu suka mulai dari masa SMA. Dengan demikian kamu akan mengetahui sedikit banyak tentang apa yang kamu ingin kamu kerjakan di masa depan dan jurusan apa yang sekiranya sesuai untuk kamu dapatkan.
 

baca juga

Hobi

Hobi tidak bisa dijadikan patokan buat kamu untuk memilih suatu jurusan. Mengapa? Enggak jarang hobi yang kamu miliki sekarang menjadi sesuatu yang benar-benar bisa kamu kembangkan dengan sempurna di diri kamu. Misalnya, kamu gemar bermain musik, tetapi orang tua kamu melarang kamu untuk sekolah musik.

 

Hobi
source: https://www.teenvogue.com/story/tips-for-choosing-a-college-major

So akhirnya kamu masuk kedalam fakultas bidang informasi yang dominan dalam melakukan pencarian atau mengembangkan literasi informasi dengan pola pikir logis. Apakah jurusan yang kamu ambil ini salah? Tentu tidak! Kenapa? percaya tidak percaya, rata-rata orang yang menyukai musik memiliki IQ diatas rata-rata lho.Enggak percaya?

 

Secara psikologis orang yang menyukai bidang musik memiliki daya olah informasi yang cepat dan kreatif (kritis,inovatif). Singkatnya, kamu yang suka musik memiliki kapasitas mengolah informasi yang baik. So, tanpa kamu sadari, jurusan informasi yang kamu anggap engga sesuai ini sebenanya jurusan yang paling tepat buat kamu.

Hobi
source: https://www.goalcast.com/2017/03/31/should-you-turn-your-creative-hobby-into-a-career/

Jadi intinya kita enggak boleh ngikutin hobi untuk menentukan jurusan? Boleh kok, jika kamu berani dan 100% yakin menjalaninnya. Tapi, sebaiknya buat kamu yang masih bingung gunakan waktu kamu sebaik-baiknya dengan menimba ilmu dan salurkan hobi kamu kemudian.

 

baca juga

Sesuai Karena Disesuaikan

Melakukan tes psikologi dan sebagainya mungkin menjadi salah satu alternatif paling logis untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan "Jurusan apa yang cocok untuk saya?". Hal tersebut benar adanya, namun hanya saja ada satu hal yang mungkin tidak jarang di pikirkan oleh banyak orang soal keselarasan dalam memilih jurusan.

Sesuai Karena Disesuaikan
source: http://blog.cengagebrain.com/blog/2017/06/choosing-a-college-major-passion-or-practicality/

Salah satunya adalah passion. Melakukan hal yang kamu sukai sekali pun tanpa menggunakan sarat visi dan passion tentunya hasil yang di ciptakan tidak akan sebaik orang awam yang melakukan pekerjaannya dengan visi dan passion. Paham? Initinya adalah sesuatu akan selaras/sesuai jika kamu memiliki visi yang kuat.

 

Sesuai Karena Disesuaikan
source: https://www.consumeraffairs.com/news/a-website-to-help-you-choose-a-college-major-080717.html

Cara menentukan visi dan passion? Semua kembali kepada diri kamu, apakah kamu melakukannya karena sekedar suka atau melakukannya karena hal tersebut berguna untuk hidup kamu? Jika berguna maka bisa jadi visi dan passion, jika sekedar suka maka bisa jadi passion dan tidak bisa jadi visi.