Belalang Goreng

Belalang goreng adalah salah satu kuliner ekstrim yang berasal dari Yogyakarta, tepatnya Gunung Kidul. Walaupun ada banyak kuliner lezat di Yogyakarta, namun kalau kamu berani, kamu bisa mencicipi makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat setempat ini.

Di daerah Gunung Kidul, belalang banyak dijumpai di area persawahan. Penduduk setempat biasa menangkap belalang. Mereka mengolahnya dengan cara digoreng dan diberi bumbu-bumbu hingga renyah. Bahkan belakangan ini sedang dikembangkan camilan khas belalang goreng yang dapat dibawa sebagai oleh-oleh.

Belalang Goreng
source: https://travelingyuk.com


 

Sate Biawak

Biawak yang termasuk dalam golongan hewan melata ini ternyata dapat menghasilkan makanan yang berkhasiat. Binatang yang biasa hidup di perairan ini dapat menjadi obat bagi penyakit kulit seperti eksim, panu dan gatal-gatal.

Kuliner khas Jawa Tengah ini sekarang sudah menyebar hingga ke kota besar seperti Jakarta dan daerah wisata seperti Ciater dan Tangkuban Perahu, Jawa Barat. Daging biawak biasanya dibumbui dan diolah menjadi sate biawak dengan cocolan sambal. Berani coba kuliner ekstrim ini?

Sate Biawak
source: http://www.republika.co.id


 

baca juga

Sup Ular dan Sate Ular

Seperti halnya dengan biawak, ular dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan berbagai penyakit lho, ladies. Ular yang biasa digunakan adalah jenis kobra, dimana daging, empedu dan sumsum tulang belakang dapat dikonsumsi untuk menyembuhkan penyakit kulit, alergi, tekanan darah tinggi, stroke dan kanker.

Bahkan darah ular kobra pun dijajakan sebagai minuman yang ekstrim. Makanan tradisional khas Jawa ini sudah menjamur di Jakarta. Kamu dapat menjumpai berbagai menu daging ular di daerah Mangga Besar. Sup ular dan sate ular adalah menu yang paling laku. Penasaran?
Sup Ular dan Sate Ular
source: http://kuliner.panduanwisata.id


 

Paniki Santan

Kalau kamu berkunjung ke daerah Manado, kamu akan menjumpai makanan khas daerah yang terbuat dari kalong atau kelelawar yang biasa disebut paniki. Paniki santan adalah hidangan kuah santan yang berbahan utama daging mamalia yang tidur di siang hari.

Warga Manado yang suka pedas, menambahkan potongan cabai yang banyak pada campuran makanan ini, selain untuk menghilangkan rasa amis. Dengan tambahan daun mint, paniki santan disajikan untuk makan bersama di rumah. Tak hanya dimasak santan, paniki bisa juga disate atau digoreng.

Paniki Santan
source: http://www.sendokgarpu.com


 

baca juga

Rujak Cingur

Rujak dengan campuran buah dan bumbu yang pedas pasti menggugah selera untuk mencicipinya. Bagaimana dengan rujak cingur? Rujak khas Surabaya ini menggunakan bahan dasar cingur atau hidung sapi.

Berbeda dengan rujak biasa, rujak cingur terdiri dari lontong, tahu, tempe, irisan beberapa buah dan cingur tentunya. Bumbu rujaknya terbuat dari petis udang dan cingur. Beberapa penjual setempat, menambahkan kerupuk sebagai penyedap rasa. Berani mencoba rujak cingur?

Rujak Cingur
source: http://www.resepcaramasakan.com