Berawal dari Kegemaran Masak Ayam

Ayam gepuk Pak Gembus yang identik dengan banner berwarna kuning ini berawal dari kegemaran Pak Gembus dalam memasak ayam. Awalnya ia membuka warung kaki lima dengna tenda hanya sebesar 3 x 3 meter yang ternyata membutuhkan modal sebanyak kurang lebih Rp 23 juta. Dengan begitu, Pak Gembus harus pinjam kamera milik temannya untuk ia gadaikan. Hingga motor pun ia gadaikan demi bisnis yang akhirnya berakhir dengan kesuksesan besar.

Berawal dari Kegemaran Masak Ayam
source: https://ayamgepuksusilo.files.wordpress.com/


 

Menjalani Usahanya Sendiri

Dengan modal sebesar itu, Pak Gembus mengawali enam bulan pertama dalam menjalani bisnis ini sendiri. Mulai dari memasak hingga melayani pembeli ia lakukan sendiri. Bahkan ia mengakui bahwa pada awalnya menjual 3 porsi ayam gepuk saja sangatlah sulit. Tapi dengan hutang yang ia miliki untuk bisnis ini, Pak Gembus tidak menyerah. Sampai pada akhirnya ia pernah menjual hingga 12 ekor ayam dan merupakan salah satu pencapaiannya pada saat itu.

Menjalani Usahanya Sendiri
source: https://assets-pergikuliner.com


 

baca juga

Keuntungan yang Diperoleh

Pada awalnya, Pak Gembus mendapatkan keuntungan bersih kurang lebih Rp100.000 hingga Rp150.000. Kemudian, semakin hari nama ayam Gembus Jakarta semakin dikenal dan bahkan suatu hari seorang pelanggannya yang bernama Dani menawarkan bisnis franchise.

Saat itu, Pak Gembus tidak terlalu paham dengan bisnis franchise, namun ia memutuskan untuk mencari tahu dan mempelajari bisnis tersebut dengan pergi ke warnet. Ia melihat cara bisnis franchise donat dan kemudian ia ganti dengan ayam gembus sebagai proposal.

Keuntungan yang Diperoleh
source: http://mariskatracy.com/


 

Cabang Ayam Gepuk

Ayam gepuk Pak Gembus diawali dengan dua cabang, yaitu di Mangga Besar dan Kebon Sirih. Bahkan cuma dilengkapi dengan banner untuk info nomor telepon bisnis franchise tersebut. Sampai pada akhirnya kini Pak Gembus memiliki 462 cabang se-Asia Tenggara. Berawal dari menjual 12 ekor ayam, kini Pak Gembus bisa menjual 12 ton ayam dalam sehari jika dihitung pada seluruh cabang yang ada. Dengan semakin bertambahnya cabang tersebut, ia akhirnya memutuskan untuk membuka PT Yellow Food Indonesia.

Cabang Ayam Gepuk
source: http://ayamgepukmuarakarang.blogspot.co.id/


Itu dia cerita seru dari awal mula ayam Gembus Jakarta. Dibalik kesuksesan tempat makan ini, ternyata ada jerih payah yang harus dilakukan oleh Pak Gembus. Jika kamu percaya akan bisnis yang kamu jalankan dan tidak pantang menyerah, tentunya kesuksesan akan bisa kamu raih, seperti Pak Gembus ini. Jadi, kamu sudah pernah mencoba ayam gepuk Pak Gembus ini belum, Beautynesian?