Abad ke-10

Istilah pembalut sudah dikenal oleh peradaban manusia sejak abad ke-10. Konon, di Yunani Kuno seorang perempuan melemparkan pembalut bekas untuk mengusir salah satu pria yang naksir padanya. Pada masa-masa itu, perempuan umumnya menggunakan kain lap, wol, hingga tumbuhan sebagai pembalut. Perempuan jaman Mesir Kuno bahkan menggunakan papirus yang dihaluskan sebagai pembalut.
 

Abad ke-10
source: http://metro.co.uk

 
baca juga

Perang Dunia I

Ide untuk membuat pembalut sekali pakai datang dari para perawat saat Perang Dunia I. Para perawat di Perancis membuat pembalut luka dari wood pulp untuk prajurit yang terluka. Bahan itu mempunyai daya serap kuat, dan cukup murah untuk dibuang setelah pemakaian. Beberapa perusahaan komersil meminjam ide ini dan menciptakan pembalut sekali pakai untuk menstruasi. Pembalut pertama dipasarkan dengan sebutan Southball di tahun 1888.

Pada masa ini, mayoritas perempuan masih menggunakan pembalut kain yang dapat dicuci, layaknya popok kain. Berikut ini adalah pembalut kain dari Norwegia abad ke-19.
 

Perang Dunia I
source: https://owlcation.com/humanities/Overview-of-menstrual-pads


 


Pembalut menstruasi sekali pakai yang pertama terbuat dari kapas katun yang dilapisi kain berdaya serap tinggi. Ujung depan dan ujung belakang kain diselipkan pada semacam sabuk yang mirip popok, lalu dikenakan layaknya celana dalam. Benda ini disebut sanitary belt.

Hmm... Melihatnya saja, ketahuan bahwa pembalut model ini pasti mudah bergeser ya, Beautynesian?
 

Perang Dunia I
source: https://owlcation.com
baca juga
Perang Dunia I
source: http://metro.co.uk


 

Tahun 1980-an

Karena mudah geser, mereka menambahkan adhesive strip supaya pembalut menempel di celana dalam. Pembalut model ini langsung jadi favorit, dan sanitary belt perlahan menghilang dari pasaran pada pertengahan 1980an.
 

Tahun 1980-an
source: https://owlcation.com


Pada tahun 1980-an, pabrik-pabrik pembalut mulai berinovasi dan memproduksi pembalut dalam model-model yang lebih praktis, seperti tambahan wings, maxi pads, Ultra-Thin pads yang super tipis, hingga pembalut dengan daya serap kuat yang terasa kering untuk menghindari kelembapan yang enggak nyaman.
 

Tahun 1980-an
source: https://owlcation.com


Untungnya, di masa kini tersedia beragam jenis pembalut yang mudah didapat dengan harga terjangkau ya, Beautynesian. Melihat perkembangan pembalut jaman dulu, pembalut yang kita gunakan sekarang jauh lebih nyaman dan efisien!