Ketahui Siklus Menstruasi

Untuk mengetahui masa subur, kamu harus mengetahui siklus menstruasi terlebih dahulu. Siklus menstruasi adalah jarak waktu dari hari pertama menstruasi di bulan sebelumnya sampai pada hari pertama menstruasi berikutnya. Setiap wanita punya siklus menstruasi yang berbeda-beda. Selama siklus mestruasi masih berada pada kisaran 21-35 hari, maka siklus tersebut masih disebut normal. Terdapat dua metode yang bisa dipakai untuk menghitung masa subur wanita. Metode pertama bisa dipakai untuk wanita yang siklus menstruasinya teratur. Sementara metode kedua lebih pas dipakai untuk wanita yang siklus menstruasinya tidak teratur.

Ketahui Siklus Menstruasi
source: http://www.newhealthadvisor.com


 

baca juga

Menghitung Masa Subur Untuk Siklus Menstruasi Teratur

Menghitung masa subur bagi wanita yang punya siklus menstruasi teratur bisa dibilang sangat mudah. Masa subur puncak akan terjadi 14 hari sebelum hari pertama menstruasi berikutnya. Jadi untuk mengetahui masa subur, kita cukup mengurangi tanggal menstruasi di bulan depan dengan angka 14.
 
Contohnya:
Sinta mempunyai siklus menstruasi teratur, yakni 28 hari. Pada periode lalu, Sinta mengalami menstruasi di tanggal 15 Juni. Maka pada periode berikutnya, Sinta akan mengalami menstruasi pada tanggal 1 Juni + 28 hari = 29 Juni.
 
Berarti, masa subur puncak Sinta jatuh pada tanggal 29 Juni - 14 hari = 15 Juni. Sementara itu, masa subur biasa terjadi 3 hari sebelum dan sesudah masa subur puncak. Jadi bisa disimpulkan kalau masa subur Sinta jatuh pada tanggal 12, 13, 14, 15, 16, 17, dan 18 Juni dengan puncak masa subur di tanggal 15 Juni.

Menghitung Masa Subur Untuk Siklus Menstruasi Teratur
source: http://anayemeny.net


 

Menghitung Masa Subur Untuk Siklus Menstruasi Tidak Teratur

Bagi wanita yang punya siklus menstruasi tidak teratur, menghitung masa subur akan terasa lebih rumit. Untuk bisa menghitung masa subur dengan akurat, kamu perlu mengetahui siklus menstruasi dalam minimal 6 bulan terakhir. Setelah itu, kurangi siklus menstruasi terpendek dengan angka 18 dan siklus menstruasi terpanjang dengan angka 11. Kedua pengurangan ini menandakan hari pertama dan hari terakhir masa subur kita.
 
Contohnya:
Nia mempunyai siklus menstruasi yang tidak teratur. Pada 6 bulan terakhir, siklus menstruasi Nia berturut-turut adalah: 27, 28, 27, 29, 30, 27. Untuk menghitung masa subur di bulan berikutnya, Nia bisa menghitung dengan rumus berikut ini:

  •  Hari pertama masa subur dihitung dengan siklus menstruasi terpendek dikurangi 18. Maka, 27 - 18 =  9
  • Hari terakhir masa subur dihitung dengan siklus menstruasi terpanjang dikurangi 11. Maka, 30 - 11 = 19

Kalau pada periode terahir Nia mengalami menstruasi di tanggal 3 Juni, maka hari pertama masa subur Nia adalah 3 Juni + 9 hari = 12 Juni . Sementara hari terakhir masa subur Nia adalah 3 Juni + 19 hari = 22 Juni. Jadi masa subur Nia jatuh di tanggal 12 Juni sampai 22 Juni.

Menghitung Masa Subur Untuk Siklus Menstruasi Tidak Teratur
source: http://www.womenshealthmag.com