Perhiasan Dari Bahan Mutiara

Peraturan pertama, aksesoris dari bahan mutiara harus menjadi benda terakhir yang kamu pakai, dan benda pertama yang kamu lepas setibanya di rumah. Hal ini akan memastikan perhiasan mutiara terhindar dari parfum atau sabun mandi. 

Bersihkan aksesoris berbahan mutiara dengan kain lembut, atau pembersih khusus yang aman untuk mutiara. Jangan pernah menggosoknya dengan pembersih abrasif seperti sikat gigi. Simpan tiap perhiasan dalam sebuah dompet atau pouch kain secara terpisah, agar tidak berbenturan dengan perhiasan lain.

Perhiasan Dari Bahan Mutiara
source: https://www.caratlane.com/blog/how-to-take-care-of-your-pearls/



 

Perhiasan Dari Bahan Kulit

Rawat aksesoris dari bahan kulit sama seperti kamu merawat tas berbahan kulit. Hindarkan dari bahan-bahan kimia seperti sabun, lotion, parfum, skin care dan bahan-bahan sejenis. Kondisi penyimpanan yang terlalu lembab dapat membuat perhiasanmu berisiko terkena jamur. Atasi dengan silica gel, namun jangan berlebihan karena udara yang terlalu kering malah akan membuat bahan kulit retak.

Dua produk yang perlu kamu sediakan adalah pembersih khusus bahan kulit dengan tambahan anti jamur, serta produk pelapis waterproof. Dengan demikian, perhiasanmu akan terlindung dari jamur serta air.

Perhiasan Dari Bahan Kulit
source: http://www.mostbeautifulthings.net/leather-jewelry-designs/



 
baca juga

Aksesoris Dari Bahan Emas

Merawat perhiasan dari bahan emas cukup mudah. Dalam sebuah mangkok, campurkan dua bagian sabun pencuci piring dan sepuluh bagian air hangat. Rendam perhiasan selama tiga jam, lalu bersihkan dengan sikat gigi secara lembut. Bilas dengan air hangat, keringkan, lalu poles dengan kain pemoles. Idealnya, kamu wajib membawa perhiasan emas ke toko emas untuk pemeriksaan dan pembersihan rutin. 

Aksesoris Dari Bahan Emas
source: http://makeupandbeauty.com/how-to-clean-gold-silver-and-gemstone-jewellery/



 

Aksesoris Dari Bahan Batu Permata

Sama seperti merawat perhiasan emas, kamu dapat membersihkan batu permata dengan air sabun dan sikat gigi halus saja, kemudian dikeringkan. Selalu lap bersih batu permata seusai digunakan, atau tiap kali terkena kotoran dengan kain katun bersih.

Simpan dalam kertas khusus secara terpisah. Beberapa jenis permata sensitif pada sinar matahari (amethyst, citrine dan smoky quartz) dan pada bahan-bahan pembersih seperti klorin, pemutih, alkohol, aseton, amonia, atau petroleum (amber dan mutiara).

Aksesoris Dari Bahan Batu Permata
source: http://healing.about.com/od/crystaltherapy/qt/cleancrystals.htm