1. Keju

Eits, tak semua jenis keju. Hanya keju fermentasi seperti gouda, cheddar dan keju Swiss yang mengandung probiotik. Bakteri probiotik yang terdapat di dalamnya yaitu thermophillus, bifudus, bulgaricus dan achidophilus yang bagus untuk sistem pencernaan dan kekebalan tubuh. Kamu bisa memanfaatkan keju baik sebagai campuran roti atau taburan di berbagai makananmu agar makin lezat.
 

1. Keju
source: http://goldenagecheese.com/product/aged-gouda/

2. Sauerkraut

Di Jerman, kubis yang difermentasi menjadi acar bernama sauerkraut. Acar tersebut mengandung asam laktat yang bagus untuk kesehatan. Bila dibandingkan dengan sayuran segar, sayur fermentasi akan lebih tahan lama sehingga kamu sangat mudah mengonsumsinya kapan saja. Masyarakat Korea juga mengonsumsi sayuran fermentasi yang dinamakan kimchi. Yap, kamupun juga bisa mendapatkan probiotik dengan mengonsumsi kimchi
 

2. Sauerkraut
source: http://www.theprairiehomestead.com/2015/02/how-to-make-sauerkraut.html
baca juga

3. Miso

Miso merupakan pasta kedelai yang difermentasi, sehingga mengandung starter asam laktat. Biasanya, miso terdapat dalam bentuk kering atau pasta yang banyak diolah sebagai sup dan banyak terdapat di restoran Jepang. Bakteri asam laktat yang terdapat pada miso juga dapat meningkatkan nilai nutrisi pada makanan, mengontrol infeksi usus dan mengendalikan kolesterol dalam darah. Super!
 

3. Miso
source: https://www.marukomeusa.com/what-is-miso/miso-diy/

4. Tempe

Nggak perlu diragukan lagi,  makanan yang satu ini merupakan hasil fermentasi kedelai yang banyak terdapat di Indonesia. Tempe mengandung Rhizopus oligosporus yang dapat memerangi bakteri penyebab pneumonia dan sepsis. Probiotik tempe juga mengandung serat, kalsium, vitamin B dan zat besi. Sudah banyak manfaat, mudah didapat dan murah!
 

4. Tempe
source: http://lifestyle.sindonews.com/read/1033458/155/tempe-dan-ikan-bisa-jadi-alternatif-pengganti-daging-sapi-1439642875
baca juga

5. Teh Kombucha

Teh kombucha merupakan sejenis teh hitam yang difermentasi dan kaya akan bakteri probiotik. Probiotik dalam tTeh kombucha juga dapat membantu menurunkan berat badan serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kamu bisa mengonsumsi teh ini baik dalam keadaan panas atau dingin sekalipun. 
 

5. Teh Kombucha
source: http://linkuj.cz/?id=show&viewnr=4&typ=0&par=89469

6. Dark Chocolate

Tak disangka! Dark chocolate ternyata merupakan salah satu sumber probiotik yang baik. Bahkan cokelat yang memiliki rasa pahit, justru merupakan coklat berkualitas tinggi dengan kandungan probiotik yang lebih banyak daripada makanan yang mengandung olahan susu. Well, apakah kamu masih mau memilih cokelat yang banyak gula dan mengandung susu? Pikirkan tentang kesehatanmu lagi ya, Beautynesian!
 

6. Dark Chocolate
source: http://www.blisstree.com/2014/02/28/food/dark-chocolate-is-good-for-you/