Melakukan exercise setiap hari dan selalu membatasi asupan makanan mungkin menjadi program diet yang menyusahkan. Oleh karena itu kini semakin banyak tips diet yang bisa dilakukan tanpa harus menyiksa diri. Salah satunya adalah dengan memilih menu yang bersahabat dengan program diet.

source: https://www.surusuru.jp/beauty-health/diet/20160916/1876/

Menu yogurt yang dicampur dengan olive oil kini sedang populer di berbagai media dan dipercaya sangat efektif untuk menurunkan berat badan. Meskipun kombinasi ini terdengar sedikit aneh, ternyata gabungan keduanya mampu memberikan manfaat yang baik.

Manfaat Apa Saja yang Diberikan Yogurt & Olive Oil?

Yogurt dan olive oil dikenal sebagai bahan makanan yang dapat membantu melancarkan sistem pencernaan. Kandungan asam oleat di dalam olive oil dapat membantu melunakkan tinja, sehingga buang air besar lebih lancar, terbebas dari permasalahan sembelit.

source: http://www.bibeaute.com/article/39699

Sedangkan yogurt kaya akan bakteri asam laktat yang berfungsi menjaga keseimbangan dalam usus, serta memastikan agar fungsi usus dapat berjalan dengan baik. Selain itu, yogurt memiliki kandungan enzim yang tinggi karena tergolong dalam makanan yang difermentasikan. Oleh karena itu, yogurt juga dinilai sebagai salah satu makanan yang baik untuk mengatasi sembelit.

<baca juga>

Dengan mengonsumsi yogurt dan olive oil, maka sistem pencernaan akan lebih lancar, jauh dari permasalahan sembelit, sehingga metabolisme tubuh akan meningkat. Terlebih lagi, yogurt yang dicampur olive oil dapat memberikan rasa kenyang lebih lama dan membuat keinginan untuk makan berkurang. Mengganti menu makan (sarapan/makan siang/makan malam) dengan yogurt + olive oil bisa menjadi cara efektif untuk mengurangi asupan kalori harian.

source: https://buutiful.jp/articles/zJeVD

Manfaat lain dari olive oil adalah mampu mengurangi kolesterol jahat di dalam tubuh, sehingga peredaran darah dalam tubuh menjadi lebih lancar dan tubuh dapat melakukan metabolisme dengan lebih cepat. Hal ini kemudian memberikan efek untuk memperkecil kemungkinan terjadinya penimbunan lemak di dalam tubuh. Itulah sebabnya menu ini sangat diandalkan untuk program diet jangka panjang karena mampu memberikan hasil yang efektif.

Mencoba Yogurt + Olive Oil

Tambahkan 1-2 sendok olive oil pada yogurt (kira-kira 500g). Kamu juga bisa tambahkan sedikit garam untuk memaksimalkan efek yang diberikan asam laktat. Selain olive oil, kamu juga bisa menggunakan coconut oil sebagai altenatif.

source: https://matome.naver.jp/odai/2142980130277196601

Coconut oil memiliki kandungan utama yang tidak dimiliki minyak-minyak lainnya, yaitu Medium Chain Triglycerides. Kandungan ini dapat membantu meningkatkan produksi keton dalam tubuh. Meningkatknya jumlah keton dalam tubuh dapat mempermudah proses pembakaran lemak serta membuat perut tidak gampang lapar.
 

<baca juga>

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan

a. Meskipun memiliki manfaat baik untuk program diet, minyak juga memiliki kandungan kalori. Oleh karena itu batasi penggunaan minyak setidaknya 1-2 sdm saja.

b. Hasil akan lebih efektif jika kebiasaan ini dilakukan secara rutin dalam jangka waktu panjang. Jika kamu berhenti setelah berhasil menurunkan badan, maka terdapat kemungkinan berat badan akan naik kembali dengan mudah.

c. Jangan hanya mengonsumsi yogurt dalam 1 hari karena tubuh juga membutuhkan nutrisi lainnya. Kamu bisa memasukkan yogurt di salah satu waktu makan, yaitu pada saat sarapan, makan siang, atau makan malam.

source: http://weheartit.com/entry/267566059

Yuk, coba masukkan yogurt dan olive oil dalam menu harianmu!