1. Berhenti

Katakan pada pelaku untuk berhenti membully karena sangat mengganggu. Jika tidak mendapat tanggapan positif, sebaiknya segera berhenti merespon atau membalasnya dengan cara yang sama. Kamu juga sebaiknya tidak berbagi informasi pribadi. Ubah setting informasi pribadi menjadi hanya kamu yang bisa melihatnya. Membalas tindakan itu hanya akan membuat keadaan semakin buruk dan justru kamu yang dicap sebagai cyberbully.
source: http://vidyasury.com/2014/10/stop-cyberbullying.html

2. Blokir

Segera hubungi operator media sosial, lakukan pemblokiran pada akun pelaku cyberbully. Dengan demikian, kamu tidak perlu merasa terganggu dengan gangguan-gangguan di media sosial dan dengan mudah bisa mengabaikan sindiran-sindiran kekerasan yang ditujukan pada kamu.
source: https://www.haikudeck.com/article-2--cyberbully--business-presentation-fw37xLxl7V
Ya, Anda bisa mengenalkan penyaring yang memblokir konten berbahaya pada anak Anda, selama situs tersebut tidak memblokir anak-anak untuk mengakses informasi vital. - Anthony Smith, MD of BeatBullying.
source: http://www.parentdish.co.uk/teen/cyber-bullying-how-can-we-keep-our-children-safe-online/

3. Berceritalah

Hubungi orang yang paling kamu percaya. Ceritakan kepada mereka tentang apa yang sudah kamu alami di media sosial. Alangkah baiknya jika memberitahu pada orang tua kamu, karena melalui mereka, kamu akan merasa lebih aman dan yakin bisa menghadapi kekerasan yang ditujukan padamu. Jika pelaku adalah teman sekolah, hubungi pihak sekolah atau biasanya ditangani oleh guru BK.
source: http://www.idt911blog.com/2012/10/cyberbullying-tips-for-parents-and-kids/

4. Simpan Bukti

Jangan menghapus atau menghilangkan catatan kekerasan yang ada di media sosial maupun media elektronik lainnya. Simpan sebagai bukti untuk menunjukkan pada orang lain bahwa kamu punya bukti sebagai korban bullying. Setidaknya dengan mengambil langkah seperti ini akan membuat orang tersebut berpikir lebih panjang untuk menyerangmu lagi dengan ejekan atau kalimat kasar lainnya.
source: http://etcjournal.com/2011/02/17/7299/

5. Melindungi Diri Sendiri

Lindungi diri kamu sendiri dari cyberbullying dengan cara tidak menemui orang yang menghubungimu melalui media elektronik, terutama jika tidak mengenalnya dengan baik. Bisa jadi dengan mengajakmu bertemu justru kekerasan fisik seperti pemukulan dan penganiayaan dapat terjadi. Maka sebaiknya hindari bertemu langsung dengan orang asing.
source: http://nobullying.com/how-to-report-a-cyber-bully/
Bisakah kamu membayangkan dinding batu yang tinggi? Bangunlah dinding yang tak terlihat di sekitarmu dan ketika hal itu terjadi, bayangkan semua bully yang ditujukan padamu akan memantul di dinding yang sudah kamu buat.
source: http://www.stompoutbullying.org/index.php/information-and-resources/about-bullying-and-cyberbullying/are-you-being-bullied/

6. Bantuan Polisi

Ingat ya, hanya hubungi polisi jika situasi yang kamu alami benar-benar mengancam dan membahayakan nyawamu. Polisi tentu tidak akan merespon jika cyberbully yang kamu terima adalah cemoohan yang seharusnya bisa diselesaikan dengan berdiskusi.
source: http://churchm.ag/fighting-facebook-bullies-cyberbullying/
Mendidik diri kita sendiri adalah langkah yang tepat untuk menghindari cyberbullying menimpa kita atau orang lain. Ada banyak alasan kenapa cyberbullying sebaiknya dihentikan. Salah satu alasan paling penting adalah mempengaruhi kepribadian korban dan pelaku dalam kehidupan sosial di masa depan. Stay positive, Minasan!
youtube:I30iAvUExVg
source: https://www.youtube.com/watch?v=I30iAvUExVg
Against Cyber Bully by Internet Sehat