Jari

Ini adalah aplikator yang paling mudah dan sederhana, terutama bagi kamu yang baru belajar make up. Hampir seluruh produk kosmetik dapat diaplikasikan dengan menggunakan bantuan jari, termasuk foundation yang memiliki tekstur cair sekalipun. Beberapa make up artist pun masih ada yang menggunakan jari sebagai aplikator mereka. Namun penggunaan jari sebagai aplikator tentunya ada kekurangan dan kelebihannya.
 

source: http://www.fashionlady.in/easy-ways-on-how-to-apply-liquid-foundation/43598


Kelebihannya menggunakan jari adalah foundation dapat membaur dengan cepat karena adanya panas gesekan antara kulit jari dengan kulit wajah. Hasil yang diberikan pun terlihat lebih natural dan pastinya pemakaian produk akan jauh lebih hemat. Namun, kelemahannya adalah kamu sulit memastikan apakah foundation sudah merata atau belum. Ketika mengaplikasian foundation dengan jari, otomatis foundation akan ditarik dari atas ke bawah, bawah ke atas, kanan ke kiri, ataupun kiri ke kanan. Nah menarik foundation terlalu kuat ke satu arah ini akan membuat foundation tidak dapat menyebar rata di seluruh wajah. Hal ini yang menyebabkan adanya daerah dengan foundation yang lebih tebal daripada daerah yang lainnya.
 

Spons

Spons adalah salah satu aplikator yang bisa digunakan untuk mengaplikasikan make up berbentuk cair ataupun krim, seperti foundation. Bentuk spons sendiri cukup beragam. Ada yang berbentuk pipih, bulat telur, bersudut mengerucut , ataupun siku-siku. Bentuk-bentuk ini bisa kamu sesuaikan dengan make up apa yang akan diaplikasikan.

Spons yang berbentuk pipih atau bulat baik digunakan sebagai aplikator foundation cair, sedangkan spons yang lebih padat biasanya digunakan untuk foundation yang berbentuk krim.
 

source: https://indonesian.alibaba.com/p-detail/latex-free-makeup-sponge-60212770549.html

Kelebihan dari spons adalah dapat menghasilkan blending shading yang lebih natural dan tidak tidak terlalu tebal. Ujung runcing dari spons juga dapat digunakan untuk menjangkau bagian wajah yang sempit sehingga foundation akan lebih merata. Sedangkan kekurangannya adalah spons memiliki sifat menyerap cairan sehingga kamu akan menghabiskan lebih banyak produk saat menggunakan foundation dengan bantuan spons.

Nah, supaya produk yang terserap tidak terlalu banyak, sebaiknya kamu membasahi sponsnya terlebih dahulu dengan air. Kemudian, kamu jangan langsung meletakkan foundation di permukaan spons ya, tapi sebaiknya letakkan terlebih dahulu foundation di tanganmu dan gunakan spons hanya untuk membaurkan foundation. Usahakan untuk menjaga kebersihan spons karena spons yang kotor dapat menjadi sarang bakteri penyebab jerawat. Cara membersihkannya cukup mudah yaitu dengan mencuci lembut spons dengan sampo bayi kemudian bilas dan peras menggunakan air hangat.
 

baca juga

Brush

Beberapa beauty blogger ada yang menggunakan brush untuk mengaplikasikan foundation. Sebenarnya brush memiliki ukuran, tekstur, dan bentuk kuas yang berbeda - beda. Lalu brush yang seperti apakah yang bisa digunakan untuk mengaplikasikan foundation? Jawabannya adalah paddle brush, buffing brush, dan duo fibre brush. Walaupun terdapat 3 jenis brush yang berbeda, bukan berarti kamu harus menggunakan ketiga brush tersebut secara sekaligus. Yuk ketahui jenis-jenis brush yang bisa kamu gunakan untuk mengaplikasikan foundation.

 

source: https://fdsafasdfa.wordpress.com/tag/brushes/
  1. Paddle brush digunakan untuk memberikan hasil full coverage atau untuk meratakan foundation yang memiliki tekstur tidak terlalu encer. Sedangkan kekurangannya adalah susah untuk menjangkau daerah sempit seperti diantara hidung dengan sudut mata bagian dalam. 
  2. Buffing brush memiliki bentuk yang tebal, padat dengan permukaan yang rata. Cara pakainya adalah dengan gerakan memutar membentuk lingkaran kecil. Kelebihannya adalah buffing brush bisa memberikan hasil yang lebih flawless karena bisa menyamarkan pori-pori besar. Buffing brush tidak hanya digunakan untuk mengaplikasikan liquid foundation saja, tetapi creamy dan powder foundation pun bisa diaplikasikan dengan baik menggunakan brush jenis ini. Kekurangannya adalah ia tidak bisa menjangkau bagian wajah yang sempit serta akan sedikit susah untuk dibersihkan karena bulunya yang rapat.
  3. Duo fibre brush memiliki cara pakai yang sama dengan buffing brush. Kuas ini memiliki bentuk yang juga bulat dan rata. Hanya saja bulunya hadir dalam 2 macam yaitu panjang dan pendek. Kelebihan brush ini adalah mampu menghasilkan make up yang flawless namun dengan sheer coverage. Sedangkan kekurangannya adalah kadang muncul garis - garis halus jika tekstur foundation yang digunakan terlalu cair.
Jadi, sesuaikan jenis brush dengan kebutuhan tampilan kamu ya Beautynesian. Ketika ingin menghasilkan tampilan yang full coverage dari creamy foundation bisa gunakan paddle brush. Jika ingin menghasilkan tampilan yang full coverage dari liquid foundation atau powder foundation di kulit yang berpori - pori besar maka gunakan buffing brush. Sedangkan jika ingin menghasilkan tampilan yang natural maka gunakan duo fibre brush.
 

Lalu manakah aplikator yang terbaik?

Jawabannya adalah tidak ada aplikator yang terbaik, karena semuanya memiliki kekurangan dan kelebihan masing - masing.

  1. Biaya: Jika kamu tidak memiliki budget lebih untuk membeli aplikator maka gunakan saja jari kamu. Jika memiliki budget namun cukup terbatas bisa menggunakan spons yang banyak dijual dengan harga di bawah Rp.20.000. Namun jika mempunyai budget lebih bisa membeli brush atau beauty blender.
  2. Higienitas: Brush adalah yang paling higienis karena menampung lebih sedikit bakteri jika dalam kondisi kotor. Sedangkan spons cukup bervariasi bergantung pada jenisnya. Spons biasa dengan harga terjangkau biasanya mengandung lebih banyak bakteri daripada beauty blender. Sedangkan jari tangan adalah aplikator dengan bakteri paling banyak entah dalam kondisi basah maupun kering.
  3. Kemudahan dalam membersihkan: Jari dan brush tentu jauh lebih mudah dibersihkan daripada spons. Spons membutuhkan bantuan cleanser untuk membersihkannya tetapi spons adalah aplikator yang memiliki masa pakai paling panjang sebelum perlu untuk dibersihkan.
  4. Hasil: Untuk hasil yang full coverage maka lebih baik menggunakan brush, untuk hasil yang natural dapat menggunakan spons, sedangkan jika hanya memiliki waktu singkat untuk berdandan maka gunakan saja jari tangan.
Masih bingung pilih yang mana? Yuk lihat hasil percobaan mengaplikasikan foundation pada kulit jeruk berikut ini.
 
source: http://www.ellesees.net/2015/01/fingers-sponges-or-brushes-which-one-is.html


Dari gambar dan penjelasan di atas, sudah tahukah aplikator manakah yang akan kamu pilih?