Diet Tanpa Batasi Porsi Makan?

Program diet tidak selalu mengharuskan kita untuk membatasi asupan makanan. Beberapa waktu lalu, Kamata Natsuki (member dari SKE48) dan Kumiko Kondo (komedian dari grup Niche) berbagi pengalaman diet mereka melalui variety show yang bernama Kaiketsu! 99 Answers. Kedua artis Jepang ini mengungkapkan bahwa mereka telah berhasil menurunkan berat badan dalam waktu 2 minggu hanya dengan menambah 2 menu dalam keseharian mereka.

Kamata Natsuki
Berat badan: 55 kg → 51,1 kg (turun 3,9 kg)
Lingkar pinggang: 74 cm → 66 cm (berkurang 8 cm)

Kumiko Kondo
Berat badan: 68,5 kg → 66,1 kg (turun 2,4 kg)
Lingkar pinggang: 100 cm → 89,5 cm (berkurang 10,5 cm)
 

source: http://idoldaizukan.com/kamatanatsuki/


Kamata Natsuki dan Kumiko Kondo pun menjalani pola makan seperti biasa serta olahraga dengan jadwal yang tidak terlalu ketat. Rahasia keberhasilan diet mereka ternyata adalah "Renchin Shouga" dan "Nyuusan Kyabtesu". Nah seperti apa menu makanan yang sering mereka konsumsi untuk menurunkan berat badan ini? 
 

Renchin Shouga (レンチン生姜)

Renchin merupakan istilah dalam bahasa Jepang yang memiliki arti memanaskan sesuatu (biasanya makanan) dengan menggunakan microwave, sedangkan shouga memiliki arti jahe. Jadi, Renchin Shouga bisa diartikan sebagai hot ginger, atau jahe yang dipanaskan dengan microwave.
 

source: http://www.6balace.com/chiebukuro-diet-ginger


Dalam kondisi mentah, jahe memiliki banyak kandungan gingerol, dan pada saat dipanaskan kandungan ini akan berubah menjadi shogaol. Kandungan gingerol pada jahe mampu memperluas pembuluh darah sehingga dapat mengalir lebih lancar, serta menaikkan suhu badan sementara.

Sedangkan shogaol dapat memberikan efek menaikkan suhu badan lebih lama untuk memperlancar aliran darah dan menyebarkannya ke seluruh tubuh. Dengan begitu, metabolisme tubuh untuk pembakaran lemak akan meningkat dan konstipasi dapat terhindari.
 

baca juga

- Cara Membuat Renchin Shoga -

1. Cuci dan potong jahe kecil-kecil (atau dicincang), masukkan ke dalam wadah tahan panas. Tambahkan air hingga keseluruhan jahe terendam.

2. Panaskan ke dalam microwave kira-kira selama 3-4 menit (3 menit untuk microwave 500W,  dan 4 menit untuk microwave 750W).
 

source: http://curet.jp/article/14266


Kandungan penting dalam jahe dapat hilang jika dipanaskan dengan suhu lebih dari 100°C, jadi pastikan kamu memanaskan dengan suhu yang tepat ya.

Kamu bisa menambahkan Renchin Shouga ke dalam menu harianmu tanpa harus mengurangi porsi makan. Namun perlu diperhatikan, terlalu banyak mengonsumsi jahe dapat mengganggu pencernaan lho. Jumlah ideal yang disarankan adalah 10-20 gram jahe per hari. Jadi, perhatikan takaran ini ya Beautynesian!
 

Nyuusan Kyabetsu (乳酸キャベツ)

Nyuusan kyabetsu merupakan makanan berupa potongan kubis (kyabetsu) yang difermentasikan menggunakan garam dan gula sehingga menimbulkan rasa asam. Sayuran kubis mengandung asam laktat, sehingga pada saat difermentasikan bakteri asam laktat (nyuusan) akan tumbuh. Acar kubis ini juga merupakan salah satu makanan khas Jerman yang biasanya disebut "sauerkraut".
 

source: http://www.lettuceclub.net/lettuce/special/20160817/


Bakteri asam laktat di dalam acar kubis ini membantu menjaga kesehatan usus sehingga kesehatan penceraan dapat terjaga. Selain itu, kandungan serat dalam sayuran kubis mampu merangsang pergerakan dalam susu dan melancarakan buang air besar. Dengan kondisi pencernaan yang sehat, maka program penurunan berat badan bisa berjalan lebih mudah. Tidak hanya itu, proses pencernaan serta penyerapan nutrisi yang baik juga memberikan dampak positif terhadap kecantikan kulit lho.
 

baca juga

- Cara Membuat Nyuusan Kyabetsu -

  1. Potong kubis menjadi 4 bagian, cuci sampai bersih, kemudian iris tipis-tipis.
  2. Masukkan setengah bagian kubis ke dalam plasitk yang dilengkapi dengan ziplock, tambahkan 2 sdt garam.
  3. Kemudian, lanjutkan dengan menambahkan setengah bagian kubis lagi ke dalam plastik, 2 sdt garam dan 1/2 sdt gula, ratakan dengan meremas plastik secara perlahan.
  4. Tutup ziplock dengan memastikan tidak ada udara yang masuk. Letakan botol yang telah diisi air atau apapun yang berat pada bagian atas plastik. Simpan selama kurang lebih 3 hari dalam suhu kamar.
     
source: http://style.nikkei.com/article/DGXMZO04830350U6A710C1000000?channel=DF260120166503

Jika bau dan rasa asam telah keluar, maka segera pindahkan ke dalam toples bersih, lalu simpan di dalam lemari es.
 

Sama halnya dengan minuman jahe sebelumnya, kamu juga bisa memasukkan acar kubis ini ke dalam menu keseharianmu. Tidak ada jumlah yang pasti seberapa banyak kamu harus mengonsumsinya. Tapi, sebanyak apapun kamu mengonsumsi acar kubis ini, bakteri asam laktat akan keluar dari tubuh dalam waktu 3-4 hari. Jadi tidak masalah jika kamu mengonsumsinya secara rutin sebagai makanan pendamping.

Selamat mencoba!