Kanker Serviks & Vaksin HPV

source: http://javatalk.info/2015/12/vaksin-hpv-di-klinik-raisha-jogja.html/

Saat ini aktivitas penduduk dunia semakin dinamis, menjelajah dari satu negara ke negara lain, pola makan, gaya hidup, kebiasaan seksual, polusi udara, kebersihan & daya tahan tubuh membuat potensi seseorang terinfeksi HPV semakin besar.

Ada 40% jenis virus HPV di dunia yang dapat menimbulkan kutil pada kelamin & berpotensi memicu kanker serviks, anus & penis. Untuk itulah diperlukan vaksin untuk membuat tubuh kebal & menangkal virus HPV. 

Kapan Waktu yang Tepat untuk Vaksin HPV?

source: http://health.kompas.com/read/2016/09/18/131500723/cegah.kanker.serviks.kapan.vaksin.hpv.diberikan.pada.anak.

Disarankan untuk perempuan, pemberian vaksin kanker serviks pertama kali dimulai ketika berumur 11-12 tahun dalam 3 dosis / 3 kali penyuntikan dengan rentang waktu sebagai berikut:

  • Vaksin pertama : 0 bulan
  • Vaksin ke dua : 1 bulan setelah vaksin pertama 
  • Vaksin ke tiga : 5 bulan setelah vaksin ke dua

Vaksin tersebut dapat melindungi kamu dari Human Papilomavirus penyebab kutil kelamin, kanker anus, kanker tenggorokan & kanker serviks. Jika kamu adalah wanita yang sudah aktif secara seksual, kamu disarankan untuk konsultasikan ke dokter kebidanan (obgyn) mengenai pemberian vaksin HPV dan jika perlu melakukan pap smear untuk deteksi dini kelainan jaringan sel pada rahim. Vaksin HPV tidak dianjurkan untuk wanita hamil.
 

baca juga

Merk Vaksin HPV

source: http://howtogetridofwartshome.com/how-to-prevent-warts/

Ada beberapa jenis vaksin HPV yang memiliki beberapa tipe perlindungan terhapa virus HPV yang berbeda. Berikut ini adalah 3 merk vaksin HPV yang akan di tawarkan oleh dokter. rumah sakit saat kamu akan mengikuti program vaksin:

  • Cervarix, vaksin ini ditujukan untuk wanita saja karena jenis vaksin ini hanya mencegah infeksi HPV 16 & HPV 18 penyebab kanker serviks.
  • Gardasil, mencegah infeksi HPV 16 & 18 penyebab kanker serviks, vagina & anus & infeksi HPV 6 & 11 penyebab kutil kelamin. 
  • Gardasil 9 (belum keluar)vaksin ini dapat menangkal 9 jenis virus HPV sehingga cakupannya lebih luas yairu HPV 6, 11, 16, 18, 31, 33, 45, 52, 58.

Efek Samping Vaksin HPV

source: http://sadarlah.com/waspada-gejala-dan-penyebab-kanker-serviks/

Biasanya efek samping yang ditimbulkan setelah vaksin HPV bersifat sementara dan tergolong ringan. Beberapa keluhan yang terjadi adalah :

  • Bengkak & kemerahan pada lokasi suntikan
  • Rasa nyeri pada lokasi suntikan
  • Sakit kepala/ pusing selama beberapa saat
  • Demam & mual (sangat jarang terjadi)

Vaksin HPV adalah virus HPV yang sudah dilemahkan untuk memacu tubuh kita belajar membangun sistem perlindungan dari virus HPV sebenarnya. Tubuh yang kemasukan benda asing biasanya akan bereaksi dengan caranya sendiri, apalagi jika kamu memiliki alergi terhadap beberapa obat, sebaiknya konsultasikan kepada dokter mengenai kondisi saat ini & alergi yang kamu miliki, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
 

baca juga

Biaya Vaksin HPV

source: http://infomedis.net/biaya-konsultasi-dokter-spesialis.htm

Mengingat perbedaan kemampuan dari cervarix & gardasil dalam menangkal jumlah virusnya, biayanya pun berbeda antara ke 3 vaksin tersebut. Cervarik menangkal 2 jenis virus penyebab kanker serviks, Gardasil menangkal 4 jenis virus ( 2 penyebab kanker serviks dan 2 penyebab kutil kelamin) & Gardasil 9   yang menangkal 9 jenis virus HPV.

Cervarix tidak bisa disebut lebih jelek daripada gardasil karena harganya murah, hal tersebut tergantung dari kebutuhan pasien itu sendiri apakah cukup diberikan cervarix atau harus menggunakan gardasil dan hal tersebut kembali lagi menjadi pilihan pasien sendiri.

  • Vaksin HPV merk Cervarix  belum termasuk biaya dokter (konsultasi & suntik) sekitar Rp 728.800 - Rp 800.000 / satu kali suntik
  • Vaksin HPV merk Gardasil belum termasuk biaya dokter (konsultasi & suntik) sekitar Rp 928.200 - Rp 1000.000 / satu kali suntik