Apa Itu Kanker Serviks?

source: http://penanganankankerrahim.blogspot.co.id/2015/11/ciri-ciri-kanker-rahim-atau-serviks.html

Kanker serviks adalah pertumbuhan tidak normal dari jaringan sel-sel yang ada pada leher rahim yang bersifat ganas yang diakibatkan oleh Human Papiloma Virus (HPV). Semua perempuan dari berbagai usia sangat rentan menderita kanker serviks, terutama yang sudah aktif berhubungan seksual karena bisa jadi proses penularan terjadi melalui aktivitas seksual. 

Berikut ini adalah ciri-ciri kanker serviks pada wanita, jika kamu termasuk dalam ciri-ciri dibawah ini, sebaiknya periksakan diri ke dokter! Jangan malu & takut untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan, karena kelainan pada organ reproduksi dapat berakibat fatal untuk diri kamu.
 

1. Gejala Stadium Awal

source: http://obatjellygamatqnc.com/gejala-kanker-serviks-stadium-awal/

Pada stadium awal, sulit untuk merasakan gejala apakah tubuh kita terinveksi HPV atau tidak, hampir tidak ditemukan gejala sama sekali. Sehingga sangat disarankan untuk perempuan yang sudah aktif berhubungan seksual untuk melakukan pemeriksaan pap smear secara rutin setiap setahun sekali atau tergantung saran dokter ahli untuk mengetahui kondisi jaringan sel pada leher rahim. 

Hasil test pap smear akan menjelaskan secara detail apakah ada kelaian pertumbuhan jaringan sel yang abnormal atau tidak. Bila memang ada tanda-tanda kanker serviks, dokter akan menyarankan untuk melakukan tindakan pengobatan dan harapan hidup akan lebih besar dibandingkan ketika sudah memasuki stadium akhir.
 

<baca juga>

2. Gejala Stadium Sedang

source: http://sukausaha.com/penyebab-beserta-gejala-sakit-perut-bagian-bawah/

Ada 6 gejala yang terjadi bila seseorang menderita kanker serviks pada stadium lanjut. Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing gejala:

  1. Pendarahan pada vagina adalah tanda paling umum yang terjadi, pendarahan berlangsung secara tidak teratur kapan saja dan tidak berhubungan dengan masa siklus menstruasi. Pendarahan terjadi saat setelah berhubungan badan, pendarahan yang bercampur bercak keputihan & masa haid yang lebih lama dari biasanya.
  2. Nyeri pada pinggul merupakan ciri-ciri kanker serviks, namun kamu harus benar-benar yakin terhadap hal ini, karena bisa saja kamu sedang nyeri otot.
  3. Mengalami rasa sakit yang tidak biasa & cenderung sangat sakit saat berhubungan seksual
  4. Pendarahan pada wanita yang sudah menopouse
  5. Keputihan yang abnormal dan terjadi terus menerus
  6. Menstruasi yang lebih panjang & lebih berat daripada biasanya, jika kamu mengalami menstruasi yang tidak biasanya & mengeluarkan banyak darah sampai beberapa hari atau bahkan bermingu, lebih baik kamu segera periksakan diri ke dokter.

3. Gejala Stadium Lanjut

source: http://www.obatkankerrahim.org/artis-indonesia-yang-pernah-menderita-kanker-rahim/

Gejala kanker serviks stadium lanjut lebih mudah dilihat secara kasat mata dari mulai bentuk fisik hingga kondisi tubuh yang dirasakan. Berikut ini adalah ciri-cirinya:

  1. Sakit punggung yang amat sangat sering dirasakan oleh penderita kanker serviks stadium lanjut. Sakit pada punggung menandakan bahwa sel kanker telah menjalar keluar leher rahim.
  2. Sering kelelahan & pusing akan sering dirasakan oleh pengidap kanker serviks stadium akhir.
  3. Keluar cairan yang tidak normal pada vagina, keputihan bercampur darah adalah salah satu tanda kanker serviks
  4. Nyeri perut yang diakibatkan oleh zat prostaglandin yang dihasilkan sistem kekebalan tubuh untuk menahan infeksi, zat prostaglandin dapat menimbulkan rasa sakit pada perut.
  5. Tidak nafsu makan & penurunan berat badan secara drastis
  6. Keluar darah atau pendarahan setelah berhubungan seksual
  7. Ada darah pada tinja saat buang air besar
  8. Mens tidak teratur
  9. Kaki bengkak 
<baca juga>

Komplikasi Kanker Serviks

 

source: http://kiacakungsosweet.org/main/article/index/3

Komplikasi dapat terjadi pada setiap penyakit tidak terkecuali kanker serviks. Komplikasi bisa muncul akibta dari kanker serviks maupun efek samping obat-obatan & terapi penyembuhan yang dijalani ( radioterapi, kemoterapi atau operasi). 

2 Jenis komplikasi yang sering terjadi adalah

  • komplikasi ringan : terjadi pendarahan kecil pada vagina & sering kencing
  • komplikasi berat : pendarahan berat pada vagina bahkan bisa gagal ginjal