Lipstick

Lipstick dapat menjadi media perpindahan virus HSV-1 melalui satu mulut ke mulut lain. Memang tidak semua orang menunjukkan gejala secara eksternal namun jika kamu yang termasuk memiliki kekebalan tubuh yang rendah, maka akan lebih rentan tertular virus ini. Jadi, untuk menghindarinya sebaiknya gunakan lipstick kamu sendiri.

source: http://www.awards.sg/10-must-know-lipstick-commandments-for-women/

Lip Gloss

Sama seperti lipstick, lip gloss juga dapat menjadi sarana perpindahan bakteri. Setiap kali kamu memakai lip gloss dan menekan aplikatornya hingga ke dasar tube maka akan semakin memungkinkan bakteri dari mulut berkembang biak karena suhu yang lembap di dalam tube. Hal tersebut tidak terlalu bermasalah, namun jika kamu bergantian menggunakan lip gloss dengan temanmu, maka tidak menutup kemungkinan bakteri dari mulut yang lain juga berkembang biak di situ, bukan?

source: http://www.makeupandbeautyblog.com/product-reviews/i-have-a-small-beef-with-nars-larger-than-life-lip-gloss/
baca juga

Produk dengan Kemasan Jar

Untuk memakai krim yang dikemas dalam jar kamu harus menyentuhnya langsung dengan tangan, bukan? Oleh sebab itu kamu harus mencuci tangan terlebih dahulu hingga bersih. Jangan menggunakan ini bersama orang lain karena kamu tidak mau bakteri dari tangan orang lain membaur jadi satu dengan krimmu, bukan?

source: http://www.cosmopolitan.com/style-beauty/beauty/news/a62605/beauty-products-makeup-not-borrow/

Pressed Foundation

Ketika kamu menggunakan spons secara bergantian dengan temanmu untuk mengaplikasikan pressed foundation, maka ini dapat menjadi media transfer bakteri dari satu wajah ke wajah lainnya. Bakteri dari wajah dapat menempel ke spons kemudian ketika spons dipakai untuk mengambil foundation, saat inilah kuman dan bakteri tersebut menempel di foundation sehingga foundation-mu menjadi terkontaminasi. Produk makeup yang terkontaminasi dapat menyebabkan jerawat dan gangguan kulit wajah lainnya.
 

source: http://www.vampyvarnish.com/2012/12/cover-fx-foundations-powders-covered-literally/
baca juga

Kuas Makeup

Ini juga tak kalah berbahayanya. Produk makeup yang terakumulasi/mengendap lama di cela-cela atau bahkan ujung makeup brush dapat menjadi sarang bakteri. Jika kamu terpaksa harus meminjam kuas dari temanmu, semprotlah dulu dengan sanitizer beralkohol untuk membunuh bakteri yang tertinggal di kuas makeup.
 

source: http://www.modnaya.ru/news/fashiontime/2016/7.htm

Facial Cleansing Brush

Ketika membersihkan wajah dengan facial cleansing brush, pasti ada sel-sel kulit mati dan bakteri yang tertinggal dan menempel di alat tersebut. Sehingga ketika digunakan secara bergantian, bakteri penyebab jerawat dan kuman lainnya akan berpindah ke kulitmu. Tidakkah kamu berpikir hal ini menjijikkan?
source: http://www.katiesnooks.com/2014/09/review-braun-worlds-1st-cleansing-brush.html

Pisau Cukur

Meskipun kamu menggunakan pisau cukur berbahan stainless steel yang anti bakteri, namun tidak menutup kemungkinan hal ini dapat menjadi pemicu persebaran penyakit genital. Ada kalanya ketika mencukur, ada kulit yang tergores dan berdarah. Ini dapat memicu tumbuhnya bakteri walaupun pisau cukur sudah dibersihkan dengan air bersih. Oleh sebab itu, lebih baik gunakan pisau cukurmu sendiri.

source: http://mommainflipflops.com/schick-razors-for-woman-giveway-ends-1018/