1. Almond


Almond dengan segala manfaatnya bagi tubuh ternyata memiliki kandungan sianida yang berbahaya bagi kesehatan jantung dan saraf. Namun zat beracun ini bisa dikeluarkan dengan proses pemanasan seperti dijemur, direndam air panas, maupun proses pemanasan lain.
source: https://dianaruntu.wordpress.com/2010/03/23/inilah-makanan-makanan-mengandung-sianida-yg-sehari-hari-kamu-santap/
Almond yang dijual di pasaran bisa dipastikan sebelumnya sudah mengalami proses ini, namun untuk lebih berhati-hati kamu bisa mengolahnya lagi untuk memastikan zat sianida telah hilang.

2. Buah Ceri


Buah bulat kecil berwarna merah ini ternyata mengandung zat beracun dalam bijinya. Biji ceri memiliki senyawa anorganik hidrogren sianida yang juga terkandung dalam asap pembakaran sampah plastik. Biji ceri dapat menjadi racun jika dihancurkan, dihisap, atau terkunyah.
source: http://anfathurochim.blogspot.com/2014/12/6-jenis-buah-dan-sayur-yang-justru-bisa.html
Dalam dosis kecil akan menyebabkan pusing, linglung, dan muntah. Sedangkan dalam dosis besar dapat menyebabkan gangguan pernafasan, naiknya tekanan darah, bahkan gagal ginjal dan berujung kematian.

3. Buah Apel


Slogan "an apple a day keeps the doctor away" yang bermakna bahwa buah apel memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh terutama karena kandungan antioksidannya. Tapi kamu harus hati-hati dengan biji buah apel, karena mengandung zat sianida.
source: http://demo.analisadaily.com/health/news/waspadai-makanan-beracun-di-dapur-anda-part-1/107688/2015/02/12
Walaupun zat sianida dalam buah apel memiliki kadar yang lebih rendah dari almond dan buah ceri, tapi kamu tetap perlu hati-hati supaya tidak termakan, ya. Zat ini baru akan berbahaya jika biji buah apel terkunyah dan pecah. Perhatikan baik-baik terutama saat membuat jus apel, jangan sampai bijinya ikut masuk ke dalam blendermu!

4. Tomat


Tomat seringkali digunakan sebagai bahan makanan dan minuman karena manfaatnya yang baik bagi kesehatan. Bahkan tomat dimanfaatkan untuk perawatan kecantikan kulit dan tubuh. Tapi tahukah kamu bahwa tomat memiliki kandungan berbahaya glycoalkaloid pada batang dan daunnya? Zat ini merupakan zat racun yang sangat kuat bahkan biasa dimanfaatkan untuk mengontrol pes. Bagi manusia zat ini bisa menyebabkan kegugupan dan gangguan perut.
source: http://gayahidup.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/13/11/03/mvmwix-8-makanan-beracun-yang-sering-kita-makan
Jadi untuk menjaga agar tomat yang kamu makan sudah aman, pastikan kamu membuang bagian batang dan daun tomat lalu mencucinya sebelum diolah, ya!

5. Kentang


Jenis umbi-umbian yang satu ini biasanya berwarna kuning pucat dengan kulit berwarna cokelat. Namun terkadang ditemui kentang yang berwarna sedikit kehijauan karena proses menyimpan yang kurang baik yaitu terlalu panas atau terlalu dingin, serta disebabkan terpapar sinar matahari yang berlebihan.
source: http://asek.us/hati-hati-kentang-berwarna-hijau-biasanya-beracun/
Warna hijau tersebut berasal dari klorofil yang sebenarnya tidak berbahaya. Namun jika terkena cahaya matahari yang berlebihan, kentang akan memproduksi zat solanin yang jika terkonsumsi dapat menyebabkan efek keracunan makanan seperti diare, mual dan pusing, bahkan muntah. Jadi pastikan membuang bagian kehijauan pada kentang sebelum mengolahnya.
Wah, kamu harus hati-hati sebelum mengonsumsi makanan tersebut di atas, ya!