1. Hindari Produk Yang Mengandung Scrub

Ketika wajah kamu sedang breakout, sebaiknya kamu berhenti menggunakan facial wash atau exfoliator yang mengandung scrub. Butiran scrub yang kasar hanya akan menghilangkan lapisan lipid pada kulit terluar dan menimbulkan luka atau iritasi pada kulitmu yang berjerawat. Hasilnya, jerawatmu akan lebih parah dan memerah akibat iritasi yang ditimbulkan oleh scrub. Jadi sebaiknya kamu hindari produk berbahan scrub ketika berjerawat ya, Beautynesian. 

 

source: http://www.brideeveryday.com/are-you-washing-your-face-the-correct-way


 

2. Jauhi Produk Yang Mengandung Minyak

Sudah menjadi rahasia umum kalau kulit berminyak bisa menimbulkan jerawat. Minyak yang menumpuk pada wajah ini bisa menjadi tempat yang baik bagi bakteri dan kotoran untuk menempel dan melahirkan jerawat. Nah, karena itu sangat penting untuk kamu menghindari produk yang mengandung minyak atau memiliki tekstur yang greasy agar kadar minyak di wajah tidak semakin bertambah. Lebih baik kamu menggunakan produk yang berlabel oil free atau noncomedogenic serta produk makeup yang ringan dan berbahan dasar mineral alami yang baik untuk kulit seperti powdered silica, powdered titanium dioxide, dimethicone, dan powdered zinc oxide.
 

source: http://www.naturallycurly.com/curlreading/ingredients/using-olive-oil-for-hair/


 

3. Jangan Terlalu Sering Mencuci Muka

Menjaga kebersihan wajah ketika jerawatan memang penting, tapi jika kamu terlalu sering mencuci muka, wajah kamu bisa tambah berminyak, lho. Membersihkan wajah terlalu sering ketika berjerawat bisa menghilangkan kadar PH alami kulit dan bisa membuat kulit cepat kering. Akibatnya, kulit akan memproduksi minyak lebih banyak lagi dan tentunya hal ini tidak akan baik untuk kulitmu yang sedang berjerawat. Sebaiknya kamu cukup mencuci wajah sebanyak 3 kali kali sehari, tidak kurang tidak lebih. 
 

source: http://www.acneeinstein.com/check-your-face-wash-for-sodium-lauryl-sulfate/


 

4. Jangan Pernah Memencet Jerawat Sembarangan

Kamu pasti sudah pernah dengar kalau memencet jerawat bisa meninggalkan bekas hitam pada wajah, and it's not a lie. Kalau kamu memenceti jerawatmu dengan sembarangan, kulitmu yang sedang sensitif bisa menjadi iritasi karena bakteri P. Acnes yang semakin terperangkap dalam pori ketika kamu memencetnya. Kegiatan memencet jerawat ini juga bisa melukai lapisan kulit bagian dalam, lho, sehingga luka bekas jerawat kamu bisa semakin dalam dan akan membutuhkan waktu yang lama untuk hilang. Daripada memencet jerawat dengan paksa, kamu bisa menggunakan serum khusus jerawat untuk mempercepat proses keringnya. Seriously Beautynesian, stop memencet jerawatmu kalau kamu masih ingin memiliki kulit mulus setelah jerawat reda. 

 

source: http://justherbs.in/blog/got-acne-act/


 

5. Hindari Menyentuh Jerawat

Apakah kamu tipe wanita yang sering iseng memegangi jerawat yang terasa gatal? Kalau iya, kamu harus berhenti melakukannya! Kegiatan yang cuma berasal dari rasa iseng itu bisa memperparah jerawatmu, lho. Jari dan tangan kamu menyimpan banyak bakteri yang bisa mengundang jerawat baru untuk muncul, dan kuku kamu bisa saja melukai kulit yang berjerawat ketika iseng memegangnya. Tentunya hal ini bisa menyebabkan infeksi dan bekas luka. Jadi sebisa mungkin jauhkan jerawat dari sentuhan tangan ya, Ladies!

 

source: http://www.shape.com/lifestyle/beauty-style/best-skin-care-routine-acne-prone-skin


 

6. Hindari Penggunaan Skin Care dan Kosmetik Mengandung Alkohol

Ketika kamu sedang berjerawat, ada baiknya kamu membatasi penggunaan alkohol pada kulit. Alkohol ini biasanya bisa kamu temukan dalam toner pembersih wajah. Bagi kamu yang belum tahu, senyawa kimia yang terdapat dalam alkohol ini bisa merusak lapisan kulit dan membunuh sel kulit luar wajah. Akibatnya, kulit akan menjadi kering dan memproduksi sel kulit mati yang banyak. Jika sel kulit yang menumpuk ini tidak segera dibersihkan, pori wajahmu sudah pasti akan tersumbat dan dapat memicu munculnya jerawat baru. Jadi sebaiknya kamu menghindari penggunaan alkohol yang berlebihan pada wajah ketika sedang berjerawat ya!

 

source: http://sharingdisini.com/2013/12/23/yuk-intip-kamus-kosmetik-apa-beda-astringent-dan-toner/


 

7. Membuat skin care DIY sendiri.

Buat kamu yang hobi membuat DIY skin care sendiri, please don't. Jangan pernah mencoba membuat perawatan jerawat sendiri di rumah yang tidak terjamin kebersihan dan khasiatnya. Banyak wanita yang dibutakan dengan resep-resep DIY skin care yang saat ini sudah banyak bertebaran di internet tanpa mencari tahu lebih dalam tentang efek samping yang bisa ditimbulkan oleh bahan-bahan alami itu. Karena itu, DIY skin care bukanlah pilihan yang bijak ketika kamu sedang berjerawat.

Contohnya, kulit kamu yang lagi sensitif-sensitifnya kamu berikan perasan lemon yang perih. Banyak orang yang berpikir kalau rasa perih itu tandanya bahan alami itu sedang bekerja, padahal nyatanya sama sekali tidak. Kamu hanya menyiksa kulitmu dan melukainya dengan menambahkan infeksi baru pada kulit. Maka dari itu, yang kamu perlukan adalah konsultasi dengan para ahli dermatologist untuk mencari tahu penyebab dan solusi mengatasi masalah jerawat kamu ini. So, just trust the expert for your acne problems. 

 

source: http://www.today.com/style/6-reasons-why-you-should-use-facial-toner-t73941


Wah ternyata ada banyak hal ya yang harus dihindari ketika berjerawat. Kamu bisa menghindari 7 hal ini mulai dari sekarang setiap kali kamu berjerawat. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu ya, Beautynesian. Selamat mencoba!