Ketahui Seluk Beluk Bagian Luar Miss V Sepenuhnya

Jika kamu berpikir vagina adalah seluruh bagian organ intim wanita, kamu tidak sendirian kok. Kamu adalah salah satu dari jutaan wanita yang memiliki konsep pemikiran yang salah tentang vagina. Faktanya, vagina adalah saluran elastis berbentuk tabung yang menghubungkan uterus (rahim) dengan alat kelamin bagian luar tubuh. Jadi, yang disebut vagina itu hanyalah saluran antara rahim dan organ intim bagian luar. Semoga ini bisa mengakhiri permasalahan "salah kaprah" masalnya ya, Beautynesian. 

Lalu organ intim kewanitaan itu terbagi menjadi dua, yaitu organ bagian luar (vulva) dan organ bagian dalam. Bagian organ intim eksternal wanita itu meliputi area luar yang bisa langsung kamu lihat ketika sedang menanggalkan busana kamu. Area luar Miss V atau vulva sendiri terdiri dari labia mayora dan minora (bibir kemaluan), rambut halus yang melindungi area kewanitaan, vestibular dan kelenjar, pembukaan uretra, selaput dara, dan lubang vagina. Bagian vulva inilah yang biasanya terserang berbagai permasalah Miss V sehingga membutuhkan perhatian dan perawatan yang intensif untuk menjaga Miss V tetap sehat. 
 

source: http://tabloidnova.com/Kesehatan/Wanita/Ingin-Miss-V-Tetap-Muda-Begini-Caranya

Cara Merawat Organ Intim Wanita Bagian Luar

Karena bagian organ luar kewanitaan rentan terhadap bakteri dan penyakit, kamu perlu memberikan perawatan khusus untuk menjaganya agar tetap bersih. Merawat bagian luar Miss V ternyata juga tidak boleh sembarangan, lho. Kalau kamu salah merawat Miss V, bisa saja berbagai masalah timbul seperti bau tak sedap dan infeksi. Untuk itu Beautynesia ingin memberikanmu tips merawat bagian Miss V luar agar tetap bersih dan sehat.


 

source: http://wartakesehatan.com/61418/awas-kebiasaan-setelah-mandi-ini-kurang-baik-untuk-miss-v
 
  • Bersihkan Miss V dengan air hangat tanpa menggunakan sabun atau produk pembersih khusus. Penggunaan produk pembersih yang mengandung bahan kimia atau parfum bisa merusak PH atau kadar kelembapan Miss V dan bisa memicu iritasi atau infeksi pada kulit Miss V. Kamu bisa membersihkan area Miss V dengan air hangat setiap kali kamu mandi.
  • Selalu membersihkan Miss V dari depan ke belakang agar bakteri pada anus tidak menyebar pada daerah Miss V.
  • Pastikan untuk selalu mengeringkan bagian Miss V setiap kali buang air kecil ataupun besar agar Miss V tetap kering dan tidak lembap sehingga bakteri dan kuman penyakit tidak bersarang.
  • Hindari penggunaan panty liners yang terlalu sering karena dapat menyebabkan Miss V lembap dan tidak memiliki ruang untuk bernapas. Udara yang lembap pada area Miss V bisa memicu bakteri untuk berkembang. Sebaiknya kamu hanya menggunakan panty liners ketika sebelum dan sesudah menstruasi, dan pada saat muncul flek.
  • Gunakan underwear berbahan katun yang dapat menyerap keringat. Celana dalam yang terbuat dari bahan sintetis bisa membuat area Miss V menjadi lembap karena bahannya yang panas dan kurang menyerap air.

 

Demikian ulasan mengenai seluk beluk seputar bagian Miss V dan cara merawatnya dengan benar. Dengan membaca artikel ini sekarang kamu bisa mengenal organ kewanitaanmu lebih dalam kan? Kamu juga bisa mencoba tips merawat bagian luar Miss V yang Beautynesia berikan ini. Selamat merawat organ kewanitaanmu, Beautynesian!