Langkah 1: Kategorikan Pekerjaan

Bagi dua pekerjaan Minasan, yaitu pekerjaan pikiran kosong dan pikiran penuh. Kedua kategori tersebut tentunya berbeda-beda tergantung pekerjaan Minasan. Sebagai contoh yang bisa dikategorikan sebagai pekerjaan pikiran kosong misalnya seperti mengirim e-mail, mengeprint, membuat label dan sebagainya. Sedangkan kategori kedua butuh konsentrasi tinggi seperti membuat laporan, mengerjakan artikel dan sebagainya.

Lalu, bagaimana mengelola kedua kategori tersebut? Minasan bisa baca di sini:
URL:   http://www.brazencareerist.com/blog/2015/02/18/6-ways-to-work-way-less-and-still-be-productive/

Langkah 2: Gunakan Waktu di Jalan untuk Bersiap

Saat-saat berangkat ke kantor kebanyakan dari kita hanya menggunakan untuk melamun atau browsing di sosial media. Mengapa tak menggunakannya untuk merencanakan pekerjaan hari itu? Ide yang datang bisa ditulis di notes gadget. Saat akhirnya duduk di meja, kita sudah lebih siap dan tentunya lebih efisien.

Langkah 3: Tak Perlu Membuka E-Mail Setiap Saat

Salah satu hal yang membuat tak produktif adalah e-mail. Ada riset yang menunjukkan bahwa setiap kita berpaling dari satu tugas, maka butuh 5-10 menit untuk kembali lagi ke tugas yang lama. Kebanyakan orang melakukan check e-mail beberapa kali per jam, dan dapat membuang waktu kita.
source: http://mix97-3.com/tips-to-make-you-more-productive-at-work/

Lalu bagaimana caranya agar kita bisa fokus bekerja tanpa diganggu e-mail? Lihat caranya di sini, Minasan.
URL:   http://kelly-clay.com/5-ways-to-be-more-productive-in-2015/

Langkah 4: Matikan Smartphone

Smartphone bisa jadi alasan pertama mengapa kita tak produktif. Ya, saat sedang buntu, kita cenderung mengecek smartphone untuk membuka Path, Instagram, Line dan berbagai aplikasi lainnya. Tak terasa sudah lewat setengah jam. So, matikan smartphone! Ketika buntu, tulislah di atas kertas untuk membantu otak kita bekerja.

Langkah 5: List and Schedule

Agar tetap produktif, list dan schedule sangatlah penting. List membantu kita mengingat apa saja yang harus dikerjakan hari itu, dan schedule menjaga waktu dalam mengerjakan tugas.

Langkah 6: Work Smart Not Hard

Taukah Minasan, bahwa kita bisa bekerja optimal 4-5/jam perhari? Lainnya bisa digunakan untuk proses kreatif, menghubungi keluarga, atau melakukan hobi. Ini bisa dilakukan tentunya bila dikerjakan secara disiplin.

Intip rahasia work smart dari lifestyle blogger Alodita
URL:   http://www.alodita.com/2015/02/your-perfect-productive-day.html