1. Perhatikan Selalu Apa yang Akan Kamu Makan

Seorang dermatologis, Dr. Jessica Wu, mengatakan bahwa saat kita makan, kita juga mengaplikasikan makanan tersebut pada kulit. Jika makanan dapat memberikan nutrisi pada tubuh kita, maka kulit kita pun juga akan ternutrisi. Kita memakan bahan makanan yang banyak mengandung vitamin E karena vitamin E sudah sangat terkenal akan manfaatnya bagi kulit. 

Sebaliknya, kesehatan tubuh dan kulit akan terancam jika kita terlalu banyak mengonsumsi minyak hewani. Oleh karena itu, selalu pertimbangkan makanan yang akan masuk ke dalam mulut, ya!

source: http://www.webmd.com/beauty/face/ss/slideshow-skin-beauty

Pada intinya, apapun yang kita makan akan terlihat hasilnya pada kulit kita. Walaupun kita rutin melakukan perawatan kulit, belum tentu hasilnya akan maksimal jika kita tidak memperhatikan makanan yang kita konsumsi.

2. Mengapa Kamu Harus Menghindari Gula?

Jika kamu berpikir protein bars adalah snack yang aman untuk menjaga kestabilan berat badan sekaligus menyehatkan tubuh, buang jauh-jauh ide tersebut karena protein bars sama saja seperti candy bars. Gula yang masuk secara berlebihan ke dalam tubuh akan meningkatkan kadar insulin dengan cepat di dalam darah. Kandungan gula inilah yang menyebabkan munculnya jerawat, keriput, dan bintik-bintik pada wajah.

Snack yang paling aman untuk dikonsumsi adalah almond dan buah-buahan yang menyediakan kadar gula dan vitamin yang cukup untuk tubuh. Sayuran dan bahan lainnya yang mengandung omega-3 juga dapat menggantikan kebutuhan tubuh akan gula.

source: http://www.healthandlovepage.com/why-you-should-avoid-sugar/

3. Apakah Dairy Food Menyebabkan Breakout?

Memang belum ada studi khusus mengenai ini. Namun, sangat dianjurkan untuk tidak mengonsumsi dairy food seperti susu dan telur secara berlebihan. Susu sapi mengandung hormon yang dapat meningkatkan produksi sebum penyebab jerawat dan wajah berminyak.

Sebum sendiri muncul dikarenakan adanya pengaruh hormonal mediators seperti insulin yang dapat ditemukan di dalam susu dan produk hewani lainnya. Walaupun begitu, kita tetap dapat mengonsumsi dairy food seperti susu kambing yang rendah insulin atau hormonal mediators.

source: http://www.newhealthadvisor.com/soft-foods-to-eat-after-oral-surgery.html

4. Buah & Sayur untuk Wajah Glowy

Bahan makanan yang paling bermanfaat tentu adalah sayuran dan buah-buahan dengan warna yang bervariasi. Sangat dianjurkan untuk mengonsumsi sayur dan buah yang berwarna merah (tomat), kuning, dan hijau. Tomat dapat mengatasi area kulit yang rusak akibat paparan sinar matahari. Tomat mengandung antioxidant lycopene yang membantu melawan radikal bebas. Semakin merah tomat, maka semakin tinggi kandungan lycopene. Hal ini juga berlaku untuk sayur dan buah yang berwarna kuning dan hijau.

Kita juga dapat menjadikan alpukat sebagai salad sehari-hari kita. Alpukat dapat menutrisi kulit dengan minyak nabati dan phytonutrients yang dimilikinya. Klorofil juga sangat baik bagi kesehatan kulit. Klorofil terbukti dapat menjaga keelastisan kulit sehingga kita akan terlihat awet muda. Jadi, pastikan selalu mengonsumsi sayur dan buah setiap hari, ya

source: http://www.gbtyl.com/best-foods-healthy-skin-hair-nails.html/best-foods-for-healthy-skin-hair-nails-1

Perhatikan juga kadar karbohidrat dan protein pada makanan. Karbo tentu sangat penting sebagai penyedia energi pada tubuh sedangkan protein dapat memperbaiki sel-sel kulit. Namun, perlu diingat bahwa karbo juga mengandung gula yang jika dikonsumsi secara berlebihan akan meningkatkan kadar insulin dalam tubuh.