Teknik SADARI ini sangat penting dan dianjurkan oleh dokter untuk membantu mendeteksi segala perubahan pada payudara atau kemungkinan gejala kanker yang biasanya berupa benjolan pada payudara agar mendapatkan perawatan yang baik. Pemeriksaan payudara sendiri sebaiknya dilakukan beberapa hari setelah selesai menstruasi karena biasanya payudara sedikit mengalami perubahan pada saat mensturasi.

Benjolan atau perubahan payudara ini dapat disebabkan oleh banyak hal. Namun memang hanya sedikit yang mengarah pada penyakit serius. Sekitar 1 dari 10 benjolan pada payudara bersifat kanker.
source: http://www.alodokter.com/periksa-payudara-sendiri-sadari-sebelum-terlambat

Berikut beberapa cara pemeriksaan payudara sendiri yang bisa dilakukan dengan mudah di rumah.

Pemeriksaan Dilakukan Sambil Berbaring

Dalam posisi berbaring akan membuat payudara melebar sehingga dapat memudahkan kamu dalam melakukan pemeriksaan. Gunakan alas tidur atau kasur yang datar lalu ambil posisi yang nyaman. Kamu bisa menambahkan gulungan kecil selimut atau bantal pada bawah pundak untuk membantu membuat bagian dada lebih tinggi agar memudahkan kamu melihat dan memeriksanya.

Pertama angkat tangan kanan ke atas hingga payudara tertarik kemudian lakukan pemeriksaan pada payudara kanan dengan tangan kiri. Pijat lembut payudara melingkar searah jarum jam, pastikan kamu memijat seluruh permukaan payudara, puting, bahkan ketiak. Sedikit tekanan jari diperlukan untuk dapat mendeteksi benjolan. Setelah selesai dengan payudara kanan lakukan hal yang sama pada payudara kiri. Periksa dengan seksama setiap bagian jangan sampai ada yang terlewat.

Pemeriksaan Dilakukan dengan Berdiri di Depan Cermin

Melakukan pemeriksaan dengan berdiri di depan cermin membantu kamu untuk melihat setiap bagian payudara. Selain dengan melakukan pijatan kamu juga bisa memperhatikan perbedaan atau perubahan warna pada permukaan payudara. Berdiri tegak di depan cermin, pastikan mendapatkan penerangan yang baik dan buka pakaian dari pinggang hingga ke atas.

Letakan kedua tangan lurus ke atas dan lipat di belakang kepala, perhatikan bentuk dan warna pada setiap permukaan payudara kamu jangan sampai ada yang terlewat. Kemudian selanjutnya letakan kedua tangan di pinggang, tekan dengan cukup kuat untuk membuat otot dada mengencang. Lalu perhatikan setiap detail dari payudara. Setelah itu buat gerakan membungkuk kedepan sampai payudara terjulur kebawah, pijat dan raba dengan lembut seluruh bagian sampai ke ketiak pastikan tidak terdapat benjolan, perubahan warna, ruam atau yang lainnya.

Selanjutnya lakukan gerakan pemeriksaan seperti ketika kamu berbaring, letakan tangan kanan lurus ke atas kemudian periksa payudara kanan dengan kiri dan buat gerakan memutar searah jarum jam. Periksa dengan detail sampai putting dan ketiak, kemudian lakukan pada sisi payudara 1 nya lagi.

Menurut badan kesehatan dunia, satu dari dua pasien kanker payudara meninggal dunia karena terlambat ditangani.
source: http://health.kompas.com/read/2014/10/10/100841923/Deteksi.Kanker.Begini.Cara.Periksa.Payudara.Sendiri

Bagaimana Jika Menemukan Perubahan, Benjolan atau Hal Aneh Lainnya?

Setelah selesai melakukan pemeriksaan, kamu harus segera lakukan pemeriksaan lanjutan pada dokter jika menemukan benjolan yang aneh pada payudara atau ketiak, terdapat ruam atau perubahan yang tidak wajar pada payudara, puting mengeluarkan cairan atau darah, rasa sakit yang berkepanjangan atau hal yang menurut kamu tidak wajar.

Teknik sederhana ini bukan untuk mencegah kanker melainkan untuk mendeteksi gejalanya, sehingga kamu tidak terlambat mendapatkan perawatan yang tepat. Meskipun kanker payudara adalah penyebab terbesar kematian pada wanita namun jika mendapatakan penanganan yang cepat dan tepat bisa disembuhkan. Lakukan pemeriksaan dengan rutin minimal 3 bulan sekali 6-10 hari setelah periode mensturasi selesai.