1. Panorama Negeri di Atas Awan

Pemandangan telaga warna gunung dieng tampak dari atas. Warna telaga yang biru benar-benar indah.
source: http://www.pulsk.com/264/Telaga-warna-dan-Pengilon-Dieng-Wonosobo.html
Salah satu candi di Dieng dengan latar belakang pemandangan gunung yang indah.
source: http://kotawisataindonesia.com/wisata-alam-pegunungan-dieng-wonsobo/salah-satu-candi-hindu-dieng/

2. Menyimak Nasihat-nasihat dari Pagelaran Wayang Kulit

Wayang adalah salah satu hiburan untuk sebagian besar masyarakat Jawa. Selain dapat melihat seni pertunjukan wayang yang bagus, penonton wayang juga bisa mendapatkan banyak wejangan atau nasihat dari cerita yang dikisahkan.
source: http://travellinganbebarengan.blogspot.com/2013/11/special-trip-tbngan-dieng-culture.html

3. Harapan yang Mengudara Bersama Lampion

Pelepasan lampion ke langit sebagai salah satu simbol harapan. Mungkin filosofinya semakin tinggi lampion yang terbang, maka semakin dekat pula dengan Tuhan. Jadi, harapan lebih cepat terkabul.
source: https://jejakkakioki.wordpress.com/2013/07/01/itinerary-dieng-culture-festival-2013/
Selain lampion, ada juga kembang api. Suasana langit yang gelap mejadi semakin indah dengan bunga-bunga api yang menyala di langit.
source: https://www.pinterest.com/pin/546061523539501129/

4. Berstamina Dengan Purwaceng

Dalam Dieng Culture Festival, terdapat acara minum purwaceng secara massal. Ternyata purwaceng adalah salah satu tumbuhan yang hanya hidup di daerah sekitar dieng. Purwaceng ini ternyata berfungsi untuk membuat stamina pria semakin greng. Para wanita dilarang meminum ini, ya.
source: http://dishayulinda.blogspot.com/2014/09/dieng-culture-festival-2014.html

5. Meriahnya Kirab Budaya

Untuk menuju tempat memotong rambutnya, anak-anak gimbal ini akan diarak menuju candi Arjuna. Dalam arak-arakan tersebut terdapat banyak sekali tarian-tarian yang mengantar anak-anak gimbal menuju ke candi. Kamu bisa melihat para penari rampak yakso yang menari bagaikan prajurit yang perkasa di kahyangan Dieng dan tarian-tarian yang lainnya.
source: https://ambardanarum.wordpress.com/2012/02/09/cukuran-anak-gembel-dieng/

6. Pemotongan Rambut yang Sakral

Setiap bulan Agustus atau Bulan Sura dalam penanggalan Jawa, diadakan proses ruwatan massal di kompleks Candi Arjuna. Anak-anak gimbal akan dimandikan dengan air dari tujuh mata air, lalu diarak dan dilempari dengan beras kuning dan uang logam. Kemudian rambutnya akan dipotong oleh pemuka adat. Rambut itu kemudian akan dilarung di Telaga Warna. Setelah upacara yang berlangsung sekitar 30 menit itu selesai, sesajen berupa makanan tradisional Dieng, ayam, dan buah-buahan akan dibagikan kepada warga yang hadir.
source: http://klikhotel.com/blog/anak-bajang-di-dieng-culture-festival/
source: http://klikhotel.com/blog/anak-bajang-di-dieng-culture-festival/

7. Mendalami Budaya Bersama Penduduk Lokal

Nah, yang Minasan perlu tahu adalah festival ini adalah meskipun terbuka secara umum, namun tiket yang dijual terbatas. Jadi Minasan harus cepat-cepat membeli tiket sebelum kehabisan. Selain itu, sebagai peserta yang sudah terdaftar, Minasan bisa lo belajar dengan penduduk lokal dan tinggal bersama mereka selama prosesi adat ini berlangsung.
source: https://www.wisatadieng.com/paket-wisata-dieng/paket-dieng-culture-festival-2014/