Mengenai Toner Beras

Toner beras ini dipopulerkan oleh Lintang Rinastiti, seorang wanita yang mempunyai hobi bereksperimen dalam membuat produk skincare dengan bahan yang alami. Pemilik akun blog http://randomandquick.blogspot.co.id ini sangat teliti dalam membuat resep-resep produk skincare. Lintang selalu mencoba sendiri produk yang ia buat. Namun, karena produk yang ia buat ini homemade dan menggunakan bahan alami, maka tidak semua wanita bisa cocok dengan produk yang ia buat, ya.

Toner beras adalah salah satu hasil karyanya. Kulit Lintang yang kering bisa tertolong oleh toner buatannya ini. Selain itu, bahan-bahan alami pada toner ini juga bisa mengontrol minyak pada wajahmu, mengatasi jerawat dan mengecilkan pori wajah.

source: http://lifestyle.liputan6.com/read/2364961/7-cara-mudah-kecilkan-pori-pori-wajah
Review ini berdasarkan pengalaman pribadi, hasilnya dapat berbeda-beda di setiap orang tergantung kondisi kulit, bahan yang digunakan, dan kecocokan terhadap bahan.
source: http://randomandquick.blogspot.co.id/2014/10/diy-toner-beras-timun.html

Bahan & Cara Membuat DIY Toner Beras

Untuk membuat DIY toner beras, kamu hanya membutuhkan:

  • 100 ml air 
  • 2 sendok makan beras putih
  • 1/2 buah ketimun ukuran sedang
  • seiris kecil jeruk nipis
Untuk membuatnya, ikuti langkah-langkah berikut ini:
  1. Rebus 2 sendok makan beras dengan 100 ml air hingga mendidih. Dalam merebus beras, kamu hanya perlu merebusnya hingga mendidih saja. Jika sudah mendidih, sisihkan airnya dan dinginkan.
  2. Sementara menunggu air rebusan beras mendingin, parutlah setengah buah ketimun. Kemudian peras airnya.
  3. Campurkan air rebusan beras yang sudah dingin dengan air perasan ketimun.
  4. Tambahkan air jeruk nipis sedikit saja.
  5. Pindahkan ramuan toner ini ke dalam botol.
  6. Simpan ke dalam kulkas.
Ramuan DIY toner beras ini akan bertahan selama 1 minggu apabila disimpan di dalam kulkas. Jika sudah lebih dari 1 minggu, segera buang toner ini, ya.
source: http://randomandquick.blogspot.co.id/2014/10/diy-toner-beras-timun.html
Jika mau difermentasi, tambahkan 1 sendok teh madu dan 1/2 sendok teh ragi roti ke dalam botol. Tutup rapat dan biarkan selama 2 jam di suhu ruang. Setelah itu, masukkan ke kulkas untuk menghentikan proses fermentasi. Toner yang difermentasi daya tahannya lebih singkat (hanya 3 - 4 hari di kulkas).
source: http://randomandquick.blogspot.co.id/2014/10/diy-toner-beras-timun.html

Cara Memakai DIY Toner Beras

Jika disimpan di dalam kulkas, akan terbentuk endapan pada DIY toner beras ini. Sebelum dipakai, sebaiknya kamu mengocoknya terlebih dahulu supaya air bercampur dengan endapan. Untuk memakainya, kamu bisa menuangkan sedikit toner pada kapas, kemudian usapkan kapas pada wajahmu. Toner ini bisa kamu gunakan segera setelah kamu membersihkan wajahmu dengan facial foam favoritmu. Setelah menggunakan toner ini, kamu tidak perlu membilas wajahmu dengan air.

source: http://randomandquick.blogspot.co.id/2014/10/diy-toner-beras-timun.html
Toner ini nggak menambah kekeringan di kulit saya, justru melembabkan meskipun tidak difermentasi. Yang difermentasi lebih melembabkan, cocok untuk kulit dehidrasi. Selain itu, muka menjadi tidak berminyak. Mengecilkan ukuran pori-pori jika dipakai rutin, pori-pori lebih ringkas jika toner dalam keadaan dingin. Namun, jika dipakai di siang hari harus disertai sunscreen/tabir surya/sunblock karena air jeruk nipis dapat menyebabkan fotosensitivitas jika terpapar sinar matahari.
source: http://randomandquick.blogspot.co.id/2014/10/diy-toner-beras-timun.html

Nah, itulah cara membuat DIY toner beras ala Lintang Rinastiti. Bagaimana, tertarik untuk mencoba membuatnya? Namun, kamu perlu mengingat bahwa tidak setiap wanita akan cocok dengan toner ini. Setelah kamu mencobanya dan mengalami iritasi atau gangguan kulit lainnya, segera hentikan pemakaiannya, ya.