Siapa yang Mempopulerkan DIY Saccharomyces Ferment Filtrate Toner?

Saccharomyces Ferment Filtrate Toner dipopulerkan oleh Lintang Rinastiti, pemilik blog http://randomandquick.blogspot.co.id. Wanita yang satu ini hobi menciptakan produk skincare dengan bahan alami. Meskipun wanita ini mempunyai blog yang bertema kecantikan, namun dirinya tidak mau disebut sebagai seorang beauty blogger, lho.

Meskipun wanita ini kuliah di jurusan peternakan, namun dirinya selalu bertanya kepada orang lain yang ahli dalam bidang kosmetik dan komposisi kosmetik. Jadi, produk hasil karyanya bukan sembarangan dan telah melewati observasi dari para ahli dan uji coba. Satu hal yang perlu kamu ingat, tidak semua produk DIY alias Do It Yourself bisa cocok dengan kulit kamu. Kondisi kulit wajah satu wanita berbeda dengan kondisi wajah wanita yang lain. Jadi, apabila ada ketidakcocokan, segera hentikan pemakaian produk hasil DIY. 
source: http://randomandquick.blogspot.co.id/
Review dibuat berdasarkan pengalaman pribadi, hasilnya dapat berbeda-beda di setiap orang tergantung kondisi kulit dan kecocokan terhadap bahan.
source: http://randomandquick.blogspot.co.id/2014/05/diy-saccharomyces-ferment-filtrate-toner.html

Bahan DIY Saccharomyces Ferment Filtrate Toner

Ada 3 bahan utama yang harus kamu siapkan:

  • 1 bungkus ragi roti (merk Fermipan)
  • 2 sdm nasi putih (pakailah nasi yang masih baru, bukan nasi yang sudah menginap 1 hari/lebih di Magic Com)
  • 1/2 gelas air matang
source: http://randomandquick.blogspot.co.id/2014/05/diy-saccharomyces-ferment-filtrate-toner.html
Nasinya didinginkan dulu, jangan panas-panas karena nanti raginya mati dan tidak bisa melakukan fermentasi. Airnya pun jangan air yang terlalu dingin atau panas. Harus sekitar 25 - 30 derajat celsius (kurang lebih sama dengan suhu ruang). Untuk melakukan fermentasi disarankan memakai wadah kaca, misalnya gelas/toples kaca (syukur-syukur kalo kalian punya erlenmeyer atau tabung fermentasi). Pokoknya jangan yang dari plastik, ya. Semua peralatan harus steril. Enggak cuma dicuci dengan sabun, tapi juga direndam dalam air panas supaya tidak ada bakteri yang mengganggu aktivitas ragi saat fermentasi.
source: http://randomandquick.blogspot.co.id/2014/05/diy-saccharomyces-ferment-filtrate-toner.html

Cara Membuat DIY Saccharomyces Ferment Filtrate Toner

Inilah langkah-langkah dalam membuat DIY Saccharomyces Ferment Filtrate Toner:

  1. Masukkan nasi putih ke dalam air.
  2. Masukkan 1 sendok teh ragi roti ke dalam gelas.
  3. Aduk sampai bahan-bahan tersebut merata.
  4. Tutuplah mulut gelas dengan plastik, kemudian ikat dengan karet. Pastikan tidak ada udara yang terperangkap dalam gelas tersebut.
  5. Fermentasikan selama 3 jam. Diamkan campuran tersebut selama 3 jam dalam suhu ruangan. Selama proses fermentasi, akan terbentuk gelembung-gelembung yang menandakan bahwa proses fermentasi sedang berlangsung. Apabila tidak ada gelembung apapun dalam 3 jam dan nasi dalam gelas tidak hancur, maka proses pembuatan DIY Saccharomyces Ferment Filtrate Toner gagal. Kegagalan fermentasi bisa disebapkan karena udara yang masih terperangkap di dalam gelas dan karena ragi roti sudah mati.
  6. Siapkan 1 gelas bersih dan steril.
  7. Alasi mulut gelas yang steril tersebut dengan kain bersih yang memiliki pori-pori kecil. Ikat kain pada mulut gelas.
  8. Tuangkan hasil fermentasi pada kain tersebut dan biarkan airnya masuk ke dalam gelas.
  9. Pindahkan air hasil saringan tersebut ke dalam botol kaca.
  10. Langsung masukkan DIY Saccharomyces Ferment Filtrate Toner ke dalam kulkas.
DIY Saccharomyces Ferment Filtrate Toner yang dimasukkan ke dalam kulkas akan bertahan selama 3 hari. Jadi, buang DIY Saccharomyces Ferment Filtrate Toner jika sudah lebih dari 3 hari.
source: http://randomandquick.blogspot.co.id/2014/05/diy-saccharomyces-ferment-filtrate-toner.html

Cara Memakai DIY Saccharomyces Ferment Filtrate Toner

Kamu bisa memakai DIY Saccharomyces Ferment Filtrate Toner ini dengan dua cara. Yang pertama, kamu bisa langsung menuangkannya di telapak tangan dan menepuk-nepuk di wajahmu. Selain itu, kamu bisa menuangkannya ke kapas dan mengoleskan kapas tersebut ke wajahmu.

source: http://randomandquick.blogspot.co.id/2014/05/diy-saccharomyces-ferment-filtrate-toner.html
DIY Saccharomyces Ferment Filtrate Toner ini bisa mencerahkan kulit, mengurangi tanda penuaan, menghilangkan bekas jerawat, memperkecil pori, menghaluskan kulit, membuat kulit lembab dan kenyal, mengurangi sebum, dll.
source: http://randomandquick.blogspot.co.id/2014/05/diy-saccharomyces-ferment-filtrate-toner.html

Nah, itulah cara membuat DIY Saccharomyces Ferment Filtrate Toner. Sebelum mencoba DIY Saccharomyces Ferment Filtrate Toner, kamu harus mengingat bahwa tidak semua produk DIY akan cocok dengan kulit wajahmu. Ada baiknya kamu mencobanya terlebih dahulu pada kulit tangan sebelum mencobanya pada wajah. Namun, apabila ada iritasi atau gangguan kulit yang lain, segera hentikan pemakaian. Selamat mencoba!