Darimana Kata Diet Makrobiotik Berasal?

Diet makrobiotik berawal dari filosifi Cina kuno yang menjarkan keseimbangan ‘Yin’ dan Yang’. Pelaku diet ini percaya bahwa menyantap makanan sehat dengan gizi seimbang, selalu berpikir positif, rajin berolahraga dan dekat dengan sang pencipta dalah kunci hidup sempurna. Unsur ‘Yin’ bersifat pasif berkebalikan dengan unsur ‘Yang’ yang aktif, namun keduanya saling melengkapi dan menyatukan.
source: https://www.youtube.com/watch?v=RNmJknuRQ5s

Daftar Makanan Diet Makrobiotik

Bagi kamu yang tertarik dengan diet ini, kamu disarankan untuk memperbanyak konsumsi yang mengandung Yin-Yang seimbang, seperti buah, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian (wijen, kenari dan almond), aneka rumput lait, padi-padian berkulit ari (beras merah, beras tumbuk) dan lauk hasil laut.
source: http://chefkendall.com/macro-fun/

Khasiat yang Bisa Kamu Dapatkan

Diet makrobiotik terkenal sebagai diet pembersih karena kaya serat, banyak mengandung vitamin antioksidan, terdapat zat fitokimiawi alami yang masih aktif dan sedikit mengandung bahan polutan (gula dan garam berlebih, lemak jenuh dan lemak trans). Selain itu, diet ini juga dapat melangsingkan sekaligus menyembuhkan berbagai penyakit seperti kanker, gangguan pembuluh darah, kencing manis dan jenis-jenis penyakit degeneratif lainnya. Ditambah lagi diet ini juga diet yang tergolong murah dan cocok dengan pola makan kita.
source: https://www.pinterest.com/pin/508695720383442646/

Larangan Saat Menjalankan Diet Makrobiotik

Hal yang harus dibatasi dari diet ini adalah makanan yang terlalu Yin (nasi putih, minyak goring, susu, gula, kopi, dan kue-kue) dan makanan yang terlalu Yang (daging, ayam, telur, keju, garam).
source: http://www.warriors-martialarts.co.uk/nutrition/kick-out-the-unhealthy-foods/

Apakah Diet Makrobiotik Aman?

American Cancer society menyatakan bahwa diet makrobiotik terlalu rendah protein dan kadar kalorinya tidak cukup untuk memulihkan penderita kanker pasca operasi atau kemoterapi. Diet ini juga tidak disarankan untuk kamu yang ingin meningkatkan massa otot, karena diet ini tidak dianjurkan untuk mengonsumsi daging dan susu. Namun, diet ini dapat menjadi salah satu pilihan kamu karena memiliki rendah kalori yang dapat membantu menurunkan berat badan. Jadi, ada baiknya kamu konsultasi terlebih dahulu ke dokter sebelum melakukan diet apa saja. Karena sebenarnya cara diet dapat bermacam-macam, tergantung kondisi badan kita dan apa keperluannya.
source: http://kblog.lunchboxbunch.com/2011/12/vegan-macro-meal.html