1. Sesuaikan dengan usia kehamilan


Cek apakah usia kandunganmu sudah melebihi 14 minggu, karena setelah periode tersebut ibu hamil sudah melewati masa-masa mual dan keadaan fisik lebih kuat.
source: http://www.goodtoknow.co.uk/family/galleries/34755/pregnancy-and-birth-superstitions/6
Sebelum usia kandungan mencapai 14 minggu, sebaiknya ibu hamil tidak naik pesawat. Di usia awal kandungan, biasanya ibu hamil masih sering mengalami mual dan pusing, yang bisa menimbulkan gangguan lainnya jika dipaksakan. Selain itu, risiko keguguran juga lebih tinggi di usia awal kehamilan.
source: http://blog.traveloka.com/amankah-ibu-hamil-naik-pesawat/

2. Pilih tujuan yang dekat


Hindari memilih tujuan yang jauh dan memakan banyak waktu di perjalanan. Sebaiknya pilih tujuan wisata domestik yang dapat dicapai dengan mobil untuk alasan kenyamanan. Di mobil, ibu hamil memiliki banyak ruang untuk merilekskan badan.
source: http://www.persilandcomfort.co.uk/you-your-baby/baby-at-home/travel-planning/
Kalau berencana menginap di vila gunung, ingat, ibu hamil tidak dianjurkan untuk tidur di ketinggian lebih dari 3.600 mdpl.
source: http://travel.detik.com/read/2013/09/20/152751/2364835/1048/2/6-tips-traveling-bagi-ibu-hamil

3. Pelajari peraturan maskapai


Jika diharuskan bepergian dengan pesawat, cari tahu peraturan maskapai yang akan kamu gunakan sebelum membeli tiket. Biasanya, usia kandungan yang memasuki masa hamil tua diharuskan menandatangani semacam surat pernyataan. Pilih juga kursi di dekat jendela darurat agar ruang jarak antar kursi lebih lebar.
source: http://www.dailymail.co.uk/travel/travel_news/article-2733655/Baby-board-Plane-makes-emergency-landing-Ireland-woman-goes-labour-hour-transatlantic-flight.html
Agar perjalanan ibu hamil tetap nyaman dan aman menggunakan pesawat terbang, maka sangat penting untuk berkonsultasi dahulu dengan dokter kandungan. Sehingga ibu hamil lebih yakin dengan kondisi kesehatannya termasuk kesehatan janin di dalam kandungan.
source: http://tipsbidan.com/6-tips-ibu-hamil-naik-pesawat-biar-aman

4. Gunakan pakaian yang nyaman


Gunakan pakaian longgar yang nyaman dan hangat di tubuh. Jangan lupa membawa syal, jaket, dan kaus kaki jika bepergian ke tempat yang dingin.
source: http://www.popsugar.com/moms/How-Maternity-Clothes-Improved-my-Pregnancy-27333720
Sepatu bertali, seperti sepatu sneakers, memang nyaman untuk bepergian. Namun, ketika sedang mengandung, kaki Anda cenderung membengkak dibanding biasanya. Sepatu flat adalah pilihan yang baik karena mudah untuk dikenakan saat berjalan dan tidak memiliki kontruksi yang begitu rumit.
source: https://lifestyle.liputan6.com/read/2138472/tips-pakaian-untuk-ibu-hamil-saat-bepergian?p=1

5. Bawa buku catatan kehamilan


Catatan medis dari dokter ini penting karena menyimpan data-data kesehatan janin. Sebaiknya kamu juga mencari info tentang rumah sakit yang dapat dikunjungi jika terjadi sesuatu di tempat tujuan. Ada baiknya membawa surat keterangan dokter kalau kamu naik pesawat dengan usia kehamilan yang besar.
source: https://www.etsy.com/listing/94761713/pregnancy-journal-bespoke-and-handmade
Bila ibu hamil dalam kondisi yang fit untuk melakukan perjalanan dengan pesawat terbang, maka dokter akan memberikan surat keterangan atau surat izin yang nantinya bisa dilampirkan kepada pihak maskapai penerbangan.
source: http://tipsbidan.com/6-tips-ibu-hamil-naik-pesawat-biar-aman
Tidak perlu khawatir lagi bepergian saat hamil, kan? Jangan lupa, selalu ajak pasangan untuk menemani dan menjagamu saat bepergian ya, Minasan.