1. Membawa Bekal

Hal ini dilakukan agar selama perjalanan mudik, kamu tidak mengalami keracunan dan dapat menghemat pengeluaran juga. Dengan membawa bekal sendiri, kamu bisa mengetahui kebersihan dan kematangan dari makanan yang akan dikonsumsi nantinya. Jangan lupa juga, untuk membawa piring dan sendok. Selain memudahkan, penggunaan sendok akan meminimalisir pula kuman yang akan masuk ke dalam perut. Sediakan juga hand sanitizer untuk berjaga-jaga agar tangan tetap higienis.
Bawa juga minuman dari rumah. Usahakan membawa air mineral, sebab tubuh akan mengalami dehidrasi dari paparan ac dan kelelahan akibat menyetir ataupun duduk berjam-jam. Sediakan juga cemilan untuk menjaga agar pengemudi (bila membawa kendaraan pribadi) tidak cepat mengantuk.

2. Utamakan Kesehatan & Kebersihan

Untuk yang akan melakukan mudik dengan melakukan angkutan darat (mobil). Biasanya akan memakan waktu berjam-jam, bahkan hingga berhari-hari. Selama mudik, kamu juga tidak akan bisa menghindari yang namanya penumpukan kendaraan alias macet. Hal ini tentu akan berdampak pada kesehatan ginjal. Sebab, kamu akan menahan untuk tidak membuang air kecil secara sembarangan.
Selain itu, usahakan pula untuk mencari toilet yang lebih bersih dan air mengalir. Kesehatan organ intim, khususnya wanita, akan menjadi lebih lembab selama perjalanan. Sehingga, bila penggunaan toilet yang tidak bersih, air tidak mengalir, dan terutama tidak mengeringkan organ intim. Maka, akan menimbulkan masalah baru, yakni keputihan dan jamur. Sediakan selalu tisu non parfum atau handuk kecil di tas kamu.

3. Obat-obatan

Tidak banyak orang yang bisa bertahan selama perjalanan mudik dengan angkutan darat. Biasanya, masalah yang akan timbul ialah diare, masuk angin, ataupun mabuk kendaraan. Untuk itu, jangan lupa sediakan obat-obatan penting tersebut. Bila kamu memiliki penyakit yang lebih serius, usahakan juga untuk tetap sediakan obat itu di dalam tas. Bila perlu, kamu membawanya dalam jumlah lebih dan diletakan di tempat yang mudah dijangkau (bila tas tidak memungkinkan).

4. Hal Paling Utama, Istirahat

Selain harus mempersiapkan kondisi mobil sebelum berangkat. Kamu juga harus mempersiapkan diri secara fisik maupun mental. Bagi pengemudi, sesuaikan dengan kekuatan tubuh. Bila mudah lelah, istirahat terlebih dahulu setiap dua hingga tiga jam sekali. Atau, jika kuat menyetir dalam jangka waktu yang lama. Saat istirahat, usahakan untuk tidur sejenak, makan, ataupun minum kopi. Hindari untuk mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein tinggi (selain kopi), agar ritme jantung tetap stabil.
Lalu, lakukan peregangan/stretching ringan saat istirahat. Terlalu sering menginjak gas, rem, ataupun kopling akan membuat kaki kram ataupun kesemutan. Dengan melakukan peregangan, otot kaki juga akan lebih rileks dan tidak cepat kaku.
Bagi penumpang, dengan kondisi tubuh yang lebih banyak duduk dan kaki menekuk. Air dalam tubuh juga akan lebih banyak berada di bagian kaki. Sehingga, kaki akan menjadi bengkak. Untuk itu, saat istirahat atau sampai tempat tujuan, lakukan pose Uttanpadasana atau mengangkat kaki tegak lurus dengan menempel di tembok. Hal ini, agar memudahkan cairan di kaki untuk mengalir keseluruh tubuh kembali.
Semoga perjalanan mudik kamu tetap sehat dan menyenangkan, ya. Jangan lupa, berdoa!