5 Makanan untuk Gigi Kuat

Masyarakat Tibet terkenal dengan rahasia gigi yang tetap awet hingga usia tua. Jika sempat berkunjung di sana, kita akan menjumpai banyak sekali kakek nenek yang masih bergigi lengkap alias tidak satupun ada yang ompong. Apakah rahasianya? Mereka mendapatkan resep secara turun temurun dari para biksu jaman dahulu yang senantiasa menjaga kesehatan gigi menggunakan bahan tradisional. Pada jaman kuno, orang-orang Tibet gunung tidak mengenal adanya dokter gigi maupun pasta gigi yang banyak dijual di pasaran. Mereka mengandalkan bahan alami yang disebut dengan garam kosher yaitu sejenis garam dengan rasa asin yang sangat tajam. Mereka menggunakannya sebagai pasta gigi dan secara rutin menggosok gigi dua kali sehari. Bisa membayangkan betapa asinnya garam tersebut bukan?
source: http://i.cdn.turner.com/
Wanita Tibet dengan gigi yang sehat
source: http://i.cdn.turner.com/
Cara tersebut terbukti mampu memperkuat struktur gigi dan menjaga kondisi gigi tetap sehat bahkan saat mencapai usia lanjut. Gigi yang tanggal seiring dengan bertambahnya usia rasanya tidak akan nyaman karena akan membatasi jenis makanan yang dapat kita konsumsi. Untuk menjaga kesehatan gigi agar tetap kuat hingga usia tua, kita dapat mengikuti resep asli masyarakat Tibet dengan menyikat gigi menggunakan garam kosher yang dapat dengan mudah dibeli di swalayan. Jika tidak menyukai rasanya yang tidak nyaman di mulut, kita dapat mulai membiasakan mengonsumsi makanan yang menyehatkan gigi.
Berikut adalah beberapa jenis makanan yang wajib dikonsumsi berdasarkan anjuran dokter gigi untuk memperkuat gigi dan gusi.
1. Orak Arik Telur & Segelas Susu.
source: http://www.cuteabis.com/wp-content/uploads/
Menu sehat orak arik telur
source: http://www.cuteabis.com/wp-content/uploads/
Kita pasti sudah bisa menebak salah satu jenis makanan ini mampu menunjang kesehatan gigi. Kalsium banyak terkandung di dalam susu dan kuning telur. Selain kalsium, keduanya mengandung vitamin D yang juga sangat dibutuhkan untuk kesehatan tulang. Fakta menyenangkannya, mengonsumsi telur dan susu setiap hari ternyata mampu memenuhi asupan tubuh akan kebutuhan vitamin D yang setara dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 30 menit. Jadi, jika kita tidak sempat berolahraga untuk mendapatkan vitamin D dari sinar matahari pagi, konsumsilah telur dan susu secara teratur. Tubuh memerlukan vitamin D untuk menyerap kalsium yang dapat memperkuat tulang dan gigi. Hal ini dapat mencegah munculnya osteoporosis dini. Alergi dengan susu? Ikuti tips selanjutnya, ya.
2. Sandwich Keju & Segelas Yogurt.
source: https://www.sahabatnestle.co.id/uploads/
Sandwich buatan sendiri
source: https://www.sahabatnestle.co.id/uploads/
Pilihan yogurt sangat cocok bagi penderita alergi susu. Yogurt dapat diolah sebagai campuran salad atau dimakan begitu saja. Keju sangat kaya akan kalsium dan fosfor yang dapat melindungi enamel gigi dan bahkan mampu menggantikan mineral dalam gigi yang biasa disebut dengan remineralisasi. Jenis keju rendah lemak dan yogurt tanpa lemak merupakan pilihan yang sangat dianjurkan untuk menjaga keseimbangan berat badan. Keju ini sangat bermanfaat untuk memperkuat gigi karena mengandung kasein, yaitu protein yang ditemukan dalam produk susu yang dapat menopang enamel. Proses remineralisasi ini akan berlangsung terus menerus selama kita mengonsumsi yogurt dan susu secara berkala. dengan begitu, kita akan terhindar dari gigi ompong di usia tua nantinya.
3. Tahu Goreng, Daging Panggang, & Tumis Salmon.
source: http://www.kuliner123.com/wp-content/uploads/
Tahu aci sebagai camilan sehat
source: http://www.kuliner123.com/wp-content/uploads/
Daging merah seperti daging sapi, ikan yang hidup di perairan dingin seperti salmon, serta tahu merupakan jenis makanan yang sarat dengan fosfor. Fosfor merupakan mineral penting yang dapat melindungi gigi dan enamel. Kita dapat mengolah tulang sapi dan mengambil kaldunya sebagai campuran bahan makanan karena tulang tersebut ternyata juga mengandung mineral penting yang dibutuhkan bagi gigi dan tulang kita. Selain ikan salmon, berbagai macam olahan ikan laut juga dapat memperkuat tulang dan gigi.
4. Sup Brokoli, Bok Choy, Kangkung
source: http://selerasa.com/images/
Sup brokoli dan aneka sayuran lainnya
source: http://selerasa.com/images/
Sebagai vegetarian, alternatif sayuran berikut juga dapat menunjang kesehatan gigi hingga usia tua. Brokoli terbukti mengandung banyak vitamin dan mineral. Selain itu, sayuran berdaun hijau dan gelap juga sangat baik untuk dikonsumsi.
5. Seledri, Wortel, dan sayuran renyah lainnya.
source: http://3.bp.blogspot.com/
Salad wortel segar
source: http://3.bp.blogspot.com/
Sama seperti bagian tubuh yang lainnya, gigi memerlukan perawatan rutin agar tetap tajam. Mempertajam gigi dapat dilakukan dengan mengonsumsi sayuran renyah atau makanan yang memerlukan banyak kunyahan. Hal tersebut sangat baik untuk kesehatan mulut karena dapat merangsang aliran air liur dan dapat menggosok permukaan gigi, serta mencerahkan gigi. Air liur juga mengandung enzim yang yang dapat menghasilkan suatu asam dan berfungsi untuk membersihkan setiap celah gigi dari sisa makanan. Seledri merupakan pilihan makanan yang baik karena setiap helainya mengandung serat.
Dengan mengonsumsi jenis makanan tersebut secara rutin, kita tidak perlu khawatir akan kehilangan gigi di usia yang menginjak 40an. Gigi yang sehat dengan jumlah yang utuh sempurna tentunya akan mempercantik penampilan kita hingga usia lanjut, bukan?
"Healthy outside start from the inside," Robert Urich.