Setiap harinya tubuh kita diterpa dengan banyak racun. Baik yang berasal dari makanan, obat-obatan, kosmetik, hingga polusi dan asap rokok disekitar kita. Racun yang biasanya disebut pengaruh radikal bebas ini akan mengganggu perkembangan sel dalam tubuh, kekebalan tubuh, bahkan menjadi penyebab dari penyakit kronis lainnya. Biasanya untuk mengurangi dampak ini, Beautynesian akan melakukan detoks dengan air putih atau jus buah. Tidak hanya itu, ada makanan lain yang bisa membantu detoks tubuh lho, berikut penjelasannya.

1. Konsumsi Teh Hijau

Sejak beberapa ribu tahun yang lalu, teh hijau memang sudah terkenal akan khasiatnya untuk mendetoks tubuh. Dalam proses pembuatannya, daun teh tidak mengalami proses oksidasi seperti kebanyakan daun teh lainnya. Sehingga, kandungan antioksidan yang dihasilkan daun camellia ini menjadi tinggi dan membantu sel dalam tubuh untuk menangkal radikal bebas. Tidak hanya itu, antioksidan yang berasal dari polifenol dalam teh hijau juga memiliki fungsi sebagai antikanker, antibakteri, dan antivirus. Tak heran, bahwa orang Jepang sangat senang dengan minuman satu ini.
Selain mampu membantu mendetoks tubuh dan menurunkan berat badan. Kandungan polifenol dalam teh hijau akan membantu membuat kulit kamu menjadi lebih bersih dan anti-penuaan. Cara mengkonsumsinya, kamu cukup meminum teh ini sebanyak dua hingga tiga cangkir perhari. Kemudian, jangan meminumnya saat perut kosong dan setelah makan.

2. Kombinasi Sayuran Hijau

Untuk membuang racun dalam tubuh, kamu juga bisa mengkonsumsi makanan harianmu ditambah dengan sayuran. Dilansir livestrong, mengkombinasikan makanan dengan sayuran per hari akan membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Serat pada sayuran ini juga bisa membantu usus kamu agar tetap sehat dan juga membantu mengurangi porsi makan harian. Ada banyak jenis sayuran dengan berbagai jenis warna. Salah satu yang disarankan adalah sayuran dengan warna hijau gelap, seperti brokoli, bayam, bok choy, dan kale.
“Sayuran berwarna hijau gelap memiliki banyak vitamin A, C, E, dan K, Mineral, dan berlimpah phytochemicals (zat kimia alami).”
source: http://www.brainbalancecenters.com/blog/2013/03/healthy-bites-the-benefits-of-dark-green-leafy-vegetables/
Dengan mengkonsumsi makanan hijau secara teratur, tubuh juga akan secara alami melakukan detoksifikasi melalui hati, menaikkan fungsi ginjal, dan empedu. Makanan hijau ini juga membantu meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah kanker, meningkatkan peredaran, dan menurunkan kolesterol, lho.

3. Bawang Putih & Bawang Merah

Beautynesian tidak suka dengan bawang merah dan bawang putih? Mungkin sudah harus diubah ketidaksukaan itu. Sebab, kedua bumbu dapur ini bisa membantu kamu untuk mengurangi efek radikal bebas dalam tubuh. Bawang putih (garlic) memiliki fungsi melindungi kerusakan organ tubuh dari pengaruh bakteri dan virus. Bawang putih juga bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan kandungan antioksidannya juga bisa membantu mengurangi gejala Alzheimer dan demensia.
“Sebuah penelitian di Fred Hutchinson Cancer Research Center, Seattle, menemukan bahwa dengan memakan satu sendok teh bawang putih dan setengah cup bawang merah per hari. Mampu meningkatkan enzim untuk membuang toksin dalam sel darah pada perempuan.”
source: http://www.huffingtonpost.com/leo-galland-md/health-benefits-garlic_b_900784.html
Sedangkan bawang merah memang sudah banyak digunakan sebagai salah satu obat batuk, pilek, dan radang lendir hidung (terutama asma). Bawang merah juga membantu meningkatkan kadar hdl kolesterol dan mengurangi kadar idl (kolesterol jahat) dalam darah. Kedua bawang ini, lebih baik untuk dikonsumsi dalam keadaan mentah atau setengah matang, ya.