Waspadai Warna Cat Kuku yang Dapat Menimbulkan Image Buruk di Kantor

Kantor seringkali disebut sebagai rumah kedua karena faktanya kita telah menghabiskan sebagian besar waktu untuk menyelesaikan berbagai urusan pekerjaan. Sebagai wanita, penampilan tidak hanya meliputi gaya berpakaian saja. Selain rambut, kuku juga menjadi pusat perhatian saat kita melakukan banyak aktifitas mulai dari mengetik, menulis, presentasi, hingga makan siang dengan klien. Kita dapat sedikit berkreasi dan bermain dengan warna untuk mengubah mood yang membosankan menjadi sedikit lebih dinamis dan ceria. Jika sebelumnya kita hanya mengaplikasikan satu warna, desain nail art sederhana yang monokrimatis atau geometris minimalis juga dapat kita coba sendiri lho!
Kebebasan Berekspresi Harus Tetap Memperhatikan Etika Kantor
Alih-alih ingin tampil stunning dan berbeda, kita mengaplikasikan warna cat kuku sesuai dengan yang kita sukai atau bahkan ingin diselaraskan dengan warna sepatu dan tas yang kita pakai. Ingat, kantor juga memiliki aturan sendiri yang harus tetap diperhatikan. Sama halnya dengan memilih pakaian, memilih warna cat kuku jangan dilakukan secara sembarangan. Seseorang dapat mengernyitkan dahi sebagai tanda kekurangnyamanan mereka atas penampilan kita karena tanpa kita sadari, warna cat kuku yang kita gunakan mengganggu pandangan mereka.
Bagaimana Cara Memilih Warna Cat Kuku yang Tepat?
Berdasarkan hasil survey dari penelitian kecil yang dilakukan oleh seorang desainer muda, warna-warna yang paling aman digunakan saat pergi ke kantor dapat dibedakan menjadi sembilan. Agar tampilan kita tetap profesional namun bergaya, berikut adalah panduan mudah bagaimana memilih warna cat kuku yang akan disesuaikan dengan kondisi lingkungan kerja kita.
1. Lingkungan Kerja Konservatif.
Bekerja di kantor yang konservatif mungkin sedikit menyulitkan kita, terlebih yang menyukai fashion. Hal ini dipengaruhi oleh budaya dan jenis pekerjaan yang masih kaku. Namun tidak menutup kemungkinan bagi kita untuk tetap tampil berbeda setiap harinya. Ada beberapa perusahaan yang terkadang tidak memperbolehkan para karyawannya untuk mewarnai kuku. Trik mudahnya, jangan memelihara kuku terlalu panjang, potonglah dengan rapi. Jika ingin tampil klasik, dengan warna soft pink, beige, atau pinky nude. Warna ini sangat aman karena mendekati warna kulit alami kita. Untuk tampilan modern, kita dapat menggunakan warna merah burgundy. Jika ingin tampil adventure, gunakanlah warna cream yang lebih natural.
source: https://domesticminxes.files.wordpress.com/
Tampil klasik dengan warna soft pink.
source: https://domesticminxes.files.wordpress.com/
source: http://gearbunny.net/wp-content/uploads/
Tampil modern dengan warna merah burgundy.
source: http://gearbunny.net/wp-content/uploads/
source: http://nails-art-design.net/wp-content/uploads/
2. Lingkungan Kerja Modern.
Menyenangkan sekali bagi pecinta fashion yang bekerja di lingkungan kerja modern. Kantor ini membebaskan para karyawannya untuk berekspresi. Tetapi jangan sampai kebablasan, ya! Bukan berarti kita dapat dengan bebas menggunakan cat kuku berwarna biru metalic atau kuning neon, kita tetap harus memperhatikan etika dan estetika kantor. Untuk tampilan klasik kita dapat menggunakan warna merah keunguan, sedangkan untuk tampilan modern dapat menggunakan warna merah darah. Penampilan yang lebih adventure dapat menggunakan warna soft pink atau lavender rose.
Tampil modern dengan warna cream.
source: http://nails-art-design.net/wp-content/uploads/
2. Lingkungan Kerja Modern.
Menyenangkan sekali bagi pecinta fashion yang bekerja di lingkungan kerja modern. Kantor ini membebaskan para karyawannya untuk berekspresi. Tetapi jangan sampai kebablasan, ya! Bukan berarti kita dapat dengan bebas menggunakan cat kuku berwarna biru metalic atau kuning neon, kita tetap harus memperhatikan etika dan estetika kantor. Untuk tampilan klasik kita dapat menggunakan warna merah keunguan, sedangkan untuk tampilan modern dapat menggunakan warna merah darah. Penampilan yang lebih adventure dapat menggunakan warna soft pink atau lavender rose.
source: http://www.vampyvarnish.com/wp-content/uploads/
Tampil modern dengan warna red blood.
source: http://vignette1.wikia.nocookie.net/creepypasta/
Tampil klasik dengan warna merah keunguan.
source: http://www.vampyvarnish.com/wp-content/uploads/
source: http://vignette1.wikia.nocookie.net/creepypasta/
Tampil modern dengan warna red blood.
source: http://vignette1.wikia.nocookie.net/creepypasta/
source: http://img.allw.mn/content/nails/
Tampil klasik dengan warna ungu.
source: http://www.knottinghillinteriors.com/blog/wp-content/uploads/
Tampil andenture dengan warna lavender rose.
source: http://img.allw.mn/content/nails/
3. Lingkungan kerja Ekspresif.
Perusahaan ini selalu menuntut para karyawannya untuk selalu kreatif, begitu pun dengan cara berpakaian. Tidak ada aturan khusus yang membatasi para karyawannya untuk memilih model pakaian sendiri selama masih dalam batas kesopanan. Memilih warna cat kuku juga harus disesuaikan dengan batasan kesopanan tersebut. Suasana kerja akan menjadi lebih hidup jika kita mampu memadupadankan gaya pakaian dengan warna kuku. Untuk penampilan klasik, kita dapat memilih warna ungu. Penampilan yang terkesan modern dapat disiasati dengan warna abu-abu netral. Sedangkan untuk warna yang lebih adventure, kita dapat menggunakan cat berwarna green creme.
source: http://www.knottinghillinteriors.com/blog/wp-content/uploads/
Tampil klasik dengan warna ungu.
source: http://www.knottinghillinteriors.com/blog/wp-content/uploads/
source: http://pamperedandpolished.co.uk/wp-content/uploads/
Tampil modern dengan warna abu-abu netral.
source: http://pamperedandpolished.co.uk/wp-content/uploads/
source: http://2.bp.blogspot.com/
Tampil adventure dengan warna green cream.
source: http://2.bp.blogspot.com/
Jadi bagaimana, sudah siap bergaya tanpa harus pergi ke salon untuk menentukan warna cat kuku yang aman? Selamat mencoba! "Nail polish speak louder than words," Anonymous.