Manicure atau perawatan tangan sangatlah bersifat pribadi. Artinya, tidak sembarang model dan bentuk dapat diaplikasikan begitu saja tanpa memperhatikan keselarasannya karena setiap wanita memiliki keunikan bentuk jari-jari tangan. Ada beberapa wanita yang memiliki bentuk jari tangan yang runcing namun ada pula yang berbentuk bulat dan padat. Memotong kuku atau lebih dikenal dengan nail shape yang disesuaikan dengan bentuk jari tangan dapat menyiasati ketidaksempurnaan yang kita miliki. Bentuk kuku yang sesuai akan membuat tampilan jari tangan terlihat lebih lentik, runcing, dan panjang. Jadi, sebelum menyentuh layar ponsel, memegang gelas, atau menggenggam tas, yuk memotong kuku dengan cara yang tepat agar penampilan kamu tampak menawan
Tidak dapat dipungkiri bahwa wanita suka menjadi pusat perhatian. Nail shape menjadi tren sejak abad 5000 SM ketika wanita di India menghiasi ujung jari mereka dengan henna. Kemudian, abad 4000 SM wanita Babilonia melakukan manikur dan mewarnai kuku mereka dengan kohl hitam atau hijau. Salah satu nail shape yang populer adalah yang berbentuk Almond. Bentuk kuku seperti milik Rihanna dan Kylie Jenner ini memberi kesan jari tangan yang tampak lebih panjang dan runcing.
source: http://www.30somethingmel.co.uk/wp-content/uploads/
Nail shape yang dipopulerkan oleh Rihanna
source: http://www.30somethingmel.co.uk/wp-content/uploads/
Apapun latar belakang profesi kita sebagai seorang wanita, kita telah hidup di jaman modern yang menuntut kepraktisan dan kecepatan. Begitu juga dengan memotong kuku. Nail shape itu tidak ribet kok! Setiap gaya memiliki kesan dan menjadi sorotan tersendiri pada momen tertentu. Tangan kita banyak melakukan aktifitas sehingga penting sekali untuk memperhatikan kecantikannya. Suzanne E. Shapiro, penulis buku Nails: The Story of the Modern Manicure mengatakan bahwa potongan kuku yang paling sederhana dimulai dengan bentuk yang bulat cenderung oval dan memanjang. Bentuk ini populer pada pertengahan abad 20 kemudian bergeser dengan bentuk squared off atau menyerupai persegi dan populer pada pertengahan tahun 70an. Pada tahun 90an, bentuknya pun menjadi sangat beragam mulai dari stiletto hingga coffin nails. Nah, berikut adalah beberapa bentuk potongan kuku yang dapat disesuaikan dengan bentuk jari-jari tangan agar tampak lebih lentik dan panjang.
1. Square
Bentuk kuku persegi memiliki kelebihan yaitu dapat lebih kuat secara struktural. Jadi, jika kuku kamu termasuk tipe kuku yang rapuh dan mudah patah, alangkah baiknya memotong kuku dengan bentuk square. Caranya sangat mudah, jika kuku sudah cukup panjang, potonglah sepanjang garis kurva alaminya. Setelah memotongnya dengan sejajar, rapikan dengan menggunakan nail files atau kikir.
source: http://3.bp.blogspot.com/
Nail shape square
source: http://3.bp.blogspot.com/
2. Squoval
Dari namanya, bentuk kuku ini merupakan perpaduan antara oval dan square. Kuku yang panjang dan oval akan terlihat sedikit lebih berbeda dengan sentuhan persegi. Bentuk kuku seperti ini sangat cocok digunakan untuk menghadiri acara tertentu sehingga pada saat makan atau minum, kuku kamu akan terlihat lebih anggun.
Dari namanya, bentuk kuku ini merupakan perpaduan antara oval dan square. Kuku yang panjang dan oval akan terlihat sedikit lebih berbeda dengan sentuhan persegi. Bentuk kuku seperti ini sangat cocok digunakan untuk menghadiri acara tertentu sehingga pada saat makan atau minum, kuku kamu akan terlihat lebih anggun.
source: http://i1.wp.com/fmag.com/wp-content/uploads/
Nail shape squoval
source: http://i1.wp.com/fmag.com/wp-content/uploads/
3. Round
Round adalah bentuk kuku bulat yang mendekati bentuk pertumbuhan alami kuku. Cara ini sangat mudah karena kita tinggal merapikan saja bagian samping agar bentuk kuku tampak lebih membulat. Bentuk round cocok digunakan untuk aktifitas sehari-hari karena praktis, tidak terlalu mencolok, dan merepotkan pada saat menggenggam sesuatu yang berat. Bagi pemilik jari-jari tangan yang kurus dan panjang, memotong kuku secara round dapat memberi kesan jari-jari yang lebih berisi.
source: http://www.stylishcraze.com/wp-content/uploads/
Nail shape round
source: http://www.stylishcraze.com/wp-content/uploads/
4. Oval
Bentuk kuku ini memiliki ujung melengkung mirip dengan bentuk kuku round, tetapi jauh lebih memanjang, dengan sisi sedikit meruncing ke dalam. Oval adalah bentuk kuku tradisional dan sangat bagus untuk membuat kesan jari terlihat panjang dan elegan. Semakin panjang kita memelihara kuku, kondisinya akan semakin rentan patah. Sesuaikan panjang kuku dengan tingkat kerapuhan kuku.
source: http://www.stylishcraze.com/wp-content/uploads/
Nail shape oval
source: http://www.stylishcraze.com/wp-content/uploads/
5. Stiletto
Stiletto bahkan lebih tajam dari kuku berbentuk almond seperti milik Rihanna dan seringkali hanya dapat diaplikasikan dengan kuku palsu. Tetapi, bagi pemilik kuku yang sangat kuat, bentuk stiletto dapat dicoba sehingga tidak memerlukan pemasangan kuku palsu. Stiletto banyak dijadikan pilihan untuk menghadiri acara yang stunning dan gemerlap dan kurang cocok jika digunakan untuk aktifitas sehari-hari. Berhati-hatilah karena bentuk kuku stiletto yang mirip seperti pisau kecil ini dapat melukai kulit pada saat menggaruknya.
Stiletto bahkan lebih tajam dari kuku berbentuk almond seperti milik Rihanna dan seringkali hanya dapat diaplikasikan dengan kuku palsu. Tetapi, bagi pemilik kuku yang sangat kuat, bentuk stiletto dapat dicoba sehingga tidak memerlukan pemasangan kuku palsu. Stiletto banyak dijadikan pilihan untuk menghadiri acara yang stunning dan gemerlap dan kurang cocok jika digunakan untuk aktifitas sehari-hari. Berhati-hatilah karena bentuk kuku stiletto yang mirip seperti pisau kecil ini dapat melukai kulit pada saat menggaruknya.
source: https://edanafashion.files.wordpress.com/
Nail shape stiletto
source: https://edanafashion.files.wordpress.com/
"Any woman can wear a great outfit, but it is her nails that make the statement," Tammy Taylor. So, bentuk kuku manakah yang cocok dengan gaya kamu?