1. Lemak Trans


Lemak trans adalah jenis lemak tak jenuh yang tidak banyak ditemui di alam tapi dapat diciptakan secara artifisial. Berhati-hatilah pada produk yang bertuliskan "minyak sayur yang dihidrogenasi sebagian". Walaupun lemak trans ini bisa dimakan, namun ini akan meningkatkan resiko jantung koroner. Lemak trans mengubah proses metabolisme dan membuat arteri atau pembuluh nadimu menjadi keras! Lemak trans biasanya terdapat pada makanan kaleng dan fast food, jadi sebisa mungkin hindari makanan tersebut.

2. Lemak Jenuh


Lemak jenuh akan membuat lapisan lemak pada bagian dalam pembuluh nadimu dan memicu peradangan gen. Fakta membuktikan bahwa dalam satu jam kamu akan dapatkan 4 gram lapisan lemak ini! Mengerikan! Mulai sekarang hentikan konsumsi makanan tinggi kolesterol seperti fast food, makanan manis, dan goreng-gorengan!

3. Gula Tambahan


Kelebihan gula dapat menyebabkan protein dalam tubuhmu tidak bekerja dengan baik dan menambah usia sistem pembuluh nadimu. Seharusnya gula pada hidangan utama dan makanan penutup mengandung tidak lebih dari 4 gram gula per sajian. Hidangan penutup seharusnya mengandung gula 2 gram saja. Kamu disarankan tidak mengonsumsi lebih dari 4 gram gula per jamnya, jadi perhatikan konsumsi gulamu mulai sekarang ya!

4. Sirup


Tidak hanya sirup yang tinggi fruktosa, tapi semua jenis sirup ini termasuk di dalamnya. Seperti halnya gula tambahan, semua jenis sirup dapat meningkatkan resiko protein menjadi tidak berfungsi, obesitas, dan sindrom pada metabolism tubuh. Jaga konsumsi gula tambahanmu kurang dari 24 gram atau 6 sdt saja tiap harinya!

5) Gandum Atau Biji-Bijian


Gandum utuh tidak termasuk di dalamnya karena mengandung banyak serat, yang akan membantu mencegah penuaan pembuluh darah. Jadi usahakan selalu memilih 100 persen gandum utuh sebagai asupan karbohidrat kompleks untuk mengganti konsumsi karbohidratmu!
Coba perhatikan apa yang kamu konsumsi dari sekarang sebelum terlambat!