Jumlah melanin di dalam tubuh mempengaruhi warna kulit seseorang. Bagi yang ingin memiliki warna kulit yang lebih terang, jumlah melanin dapat dikurangi sehingga pigmen kulit pun berangsur menjadi lebih terang. Melanin juga dipengaruhi oleh seberapa banyak waktu yang telah kita habiskan di bawah sinar matahari serta faktor genetika pada diri seseorang. Pigmen coklat tersebut sebenarnya berfungsi untuk melindungi kulit dari bahaya sinar matahari.
source: https://chaga.ca/image/
Di luar faktor genetika, semakin sering seseorang terpapar sinar matahari, semakin besar pula jumlah melanin yang diproduksi oleh tubuh. Ada berita gembira bagi yang menginginkan warna kulit yang lebih terang yaitu dengan cara mengontrol jumlah melanin di dalam tubuh. Baik faktor genetika maupun faktor eksternal, jumlah melanin dapat dikurangi sehingga kita akan mendapatkan warna kulit yang lebih terang.
Sudah mencoba lotion dan krim pemutih namun tidak juga memberikan hasil? Ingin membeli suplemen pemutih tubuh namun harganya masih terlalu mahal? Nah, bagi yang ingin mendapatkan warna kulit yang lebih terang, metode berikut terbukti ampuh mengontrol jumlah melanin sehingga warna kulit akan berangsur lebih terang bercahaya jika rutin mempraktekkannya.

1. Mengontrol Melanin Dengan Memperbanyak Asupan Vitamin C

Suntik putih memanfaatkan vitamin C yang diinjeksikan langsung ke dalam tubuh. Hasilnya, kulit dapat menjadi putih seketika. Namun banyak efek samping berbahaya yang dapat ditimbulkan dari cara tersebut padahal hasilnya pun tidak permanen. Ingin hasil yang lebih permanen, aman, dan menyehatkan? Perbanyaklah mengonsumsi segala macam jenis makanan dan minuman yang kaya akan vitamin C.
source: https://media4.popsugar-assets.com/
Buatlah daftar menu makanan harian yang harus dikonsumsi secara teratur untuk menghambat produksi melanin. Cara ini mampu memberikan efek yang lebih permanen dan nyata dibandingkan dengan mengonsumsi atau menyuntikkan vitamin C ke dalam tubuh.
Vitamin C atau asam askorbat memiliki sifat antioksidan. Apabila kita mengonsumsinya secara teratur, vitamin tersebut akan meresap ke dalam kulit dan menghambat produksi melanin. Karena vitamin C merupakan antioksidan, ia mampu menetralisir radikal bebas ketika melanosit terpapar sinar UV sehingga pembentukan melanin pun dapat dikurangi. Perbanyaklah mengonsumsi paprika, sayuran berwarna hijau gelap, jeruk, dan lemon. Segeralah mulai dari sekarang!

2. Mengurangi Produksi Melanin Dengan Asupan Vitamin A

Vitamin A atau retinol umumnya ditemukan pada produk lotion dan krim pemutih karena khasiatnya yang terbukti mampu memutihkan kulit. Sayangnya produk tersebut tidak dapat langsung menembus kulit atau mengurangi produksi melanin. Sebaliknya, dengan mengonsumsi vitamin A secara langsung, tubuh kita akan merangsang sel-sel epidermis untuk tumbuh, menggantikan sel kulit yang mengalami hiperpigmentasi dengan sel-sel kulit baru.
source: http://www.day2daymagazine.com/
Inilah yang menyebabkan perubahan warna kulit kita menjadi lebih terang karena produksi melanin berkurang. Jika kita menggunakan krim retinol, kulit akan menjadi lebih bersinar namun hasilnya tidak akan permanen dan justru akan merusak sistem tubuh dalam mengendalikan melanin. Cara cepat dan aman adalah dengan mengonsumsi hati, wortel, kentang, dan sayuran hijau. Masih banyak lho, sumber makanan lezat yang kaya vitamin A!

3. Menghambat Pembentukan Melanin Dengan Mengonsumsi Vitamin K

Vitamin K merupakan vitamin yang dapat diproduksi sendiri oleh tubuh kita pada saat kulit terpapar sinar matahari. Fungsinya, untuk melindungi kulit dari bahaya paparan sinar UV. Namun reaksi tersebut menimbulkan penggelapan pada kulit kita. Selain memperkuat tulang, vitamin ini juga dapat membantu menjadikan warna kulit lebih terang. Jika terjadi perubahan warna kulit karena pembuluh kapiler yang bocor atau rusak, mengonsumsi vitamin K dapat memperbaiki kondisi kapiler tersebut sehingga warna kulit menjadi normal.
source: http://img-aws.ehowcdn.com/
Selain itu, vitamin K juga dapat menghapus lingkaran hitam di sekitar mata yang timbul akibat produksi melanin yang berlebihan. Semakin banyak vitamin K yang kita produksi, pembentukan melanin akan terhambat pada saat kulit kita terpapar sinar matahari. Bagaimana jika kita jarang terpapar sinar matahari? Otomatis kulit kita menjadi lebih terang dan bahkan berubah menjadi lebih putih secara permanen! Beberapa pilihan sumber makanan yang baik adalah kubis, gandum, jagung, pepaya, buah pir, brokoli, bayam, dan kangkung.
Fakta ilmiah mengemukakan bahwa memiliki warna kulit yang kecoklatan lebih kebal terhadap serangkan kanker kulit dibandingkan dengan warna kulit putih. Demi estetika, lakukanlah cara yang lebih aman dan alami agar tubuh kita tidak hanya menjadi putih bercahaya tetapi juga lebih sehat. Jangan tunda lagi!
“Let food be thy medicine and medicine be thy food – Hippocrates.”