1. Rendam Kaki Dengan Air Hangat

Coba rendam kaki di dalam air hangat selama 20 menit. Kamu bisa menambahkan garam, baking soda, teh chamomile atau cuka apel. Bila menggunakan sabun pilih sabun cair yang lembut dan tidak membuat kulit kasar. Merendam kaki bisa membuat kulit lebih lunak jadi lebih mudah waktu pengelupasan kulit.
source: http://www.beringaz.com/2014/10/inilah-manfaat-merendam-kaki-dengan-air-hangat.html

2. Gosok Dengan Batu Apung

Gosokkan kulit kaki yang mengeras dengan batu apung. Kamu bisa juga menggunakan scrub halus. Gosok secara perlahan dan hindari mengenai bagian kulit kaki yang masih sehat. Kemudian setelah selesai, bilas dengan air bersih dan keringkan.
source: http://id.aliexpress.com/popular/pumice-foot-stone.html

3. Memakai Krim Pelembab

Setelah dikeringkan, oleskan foot cream atau lotion pelembab. Kamu bisa menggunakan Vaseline Pure Petroleum Jelly yang enggak hanya bisa dipakai untuk melembabkan bibir. Tapi juga untuk menghaluskan kulit yang kering terutama kaki. Mengandung campuran dari mineral oil, paraffin dan lilin micro crystalline yang membentuk gel. Saat dioleskan di kulit bisa langsung meresap dan membuat kulit jadi lebih lembab. Kamu bisa mendapatkan produk ini seharga Rp55 ribu.
source: http://www.vaseline.us/product/petroleum-jelly/vaseline-jelly.html

4. Gunakan Sebelum Tidur

Oleskan pelembab di kulit sebelum tidur. Setelah menggunakan pelembab tutup dengan kaos kaki. Petrollium jelly bisa menghalangi hilangnya air alami yang ada di kulit. Pelembab dapat membantu memperbaiki sel kulit mati dengan sel baru.

5. Tidak Dianjurkan Menggunakan Benda Tajam

Kulit yang mengeras di telapak kaki memang tidak sakit. Tapi kamu juga tidanjurkan untuk membersihkan kulit mati dengan benda tajam. Hal ini bisa menyebabkan luka dan iritasi. Resiko semakin berbahaya bila menderita Diabetes atau masalah di pembuluh darah. Bila memang kapalan sudah parah dan berdarah sebaiknya periksakan saja ke dokter untuk mendapat perawatan yang lebih serius.