source: http://www.facetofeet.com/makeup/93/macam-macam-jenis-bedak-fungsinya

1. Jauhkan dari Jangkauan Anak-anak

Letakkan bedak pada tempat yang sulit dijangkau oleh anak-anak seperti balita. Apa jadinya jika bedak yang biasa kamu gunakan menjadi mainan balita. Bisa saja bedak tersebut dibanting ke lantai sehingga dapat hancur, disentuh-sentuh, atau bahkan sampai termakan. Tentu hal ini sangat tidak baik bukan? Sebaiknya setelah selesai menggunakan bedak, segera letakkan di tempat penyimpanan yang tak terjangkau oleh anak-anak.
source: http://guromis.com/cara-meningkatkan-pertumbuhan-anak-balita/

2. Tutup Rapat Setelah Digunakan

Setelah selesai menggunakan bedak, jangan lupa untuk selalu menutupnya rapat-rapat. Dikhawatirkan bedak yang dibuka terlalu lama dapat memudahkan jamur atau bakteri dan kotoran bersarang di bedak kamu.

3. Hindari Sinar Matahari

Sinar matahari dapat bereaksi dengan zat yang terkandung dalam produk kosmetik. Tidak hanya bedak, hal ini berlaku pada semua produk kosmetik. Simpanlah bedak dan kosmetik, di tempat yang tidak akan terpapar sinar matahari.

4. Pisahkan Bedak Dengan Spons

Spons memang digunakan sebagai aplikator bedak. Namun, bukan berarti spons dapat disimpan dengan meletakkannya di atas permukaan bedak. Jika hal ini dilakukan, maka bedak dapat terkontaminasi bakteri atau kotoran yang ada pada spons. Maka dari itu, banyak produk bedak yang memberi tempat penyimpanan khusus untuk spons.
source: http://wanitaberhijab.com/tips-memilih-bedak-untuk-kulit-wajah.html

5. Jangan Disimpan di Tempat yang Lembab

Jamur mudah tumbuh dan berkembang pada tempat yang lembab. Itulah mengapa bedak dan produk kosmetik lainnya tidak diperkenankan disimpan pada tempat yang lembab. Jika bedak sudah terkontaminasi dengan jamur biasanya muncul bintik hitam, warna memudar dan tekstur bedak dapat menggumpal. Jika sudah seperti ini, mau tidak mau bedak tidak boleh digunakan dan harus dibuang.