1. Kunyah Permen Karet


Mungkin kamu heran mendengarnya, tapi menguyah permen karet bisa membantumu fokus dalam melakukan suatu pekerjaan dengan cepat dan akurat. Mengunyah permen karet melatih rahangmu secara konstan dan berirama, sekaligus meningkatkan sirkulasi darah ke bagian otak yang mengatur daya konsentrasi. Kamu bisa tetap fokus bahkan untuk pekerjaan yang membosankan!

2. Olahraga Rutin


Jika kamu lebih suka memilih yoga atau olahraga ringan lainnya, coba ganti dengan olahraga cardio atau yang membutuhkan kerja jantung seperti jogging, bersepeda, dan lain sebagainya. Olahraga seperti ini akan membantu meningkatkan volume bagian otak yang berhubungan dengan daya ingat dan konsentrasi. Gerakan-gerakan aerobik akan membantu pertumbuhan protein yang mendukung sel-sel neuron dalam otakmu.

3. Jalan-Jalan dan Buka Pikiranmu


Penelitian menyebutkan bahwa cara terbaik untuk memperkuat frontal lobe yaitu bagian otak yang mengatur kemampuan penting manusia seperti emosi, pemecahan masalah, ingatan, bahasa, pengambilan keputusan, dan lain sebagainya adalah dengan mencari hubungan dari informasi baru yang kamu dapat dengan pengalaman dan pengetahuanmu. Daripada mengikuti tips pada buku, lebih baik kamu banyak mengunjungi tempat-tempat yang dapat terekam dalam otakmu sebagai sebuah pengalaman.

4. Self Talk


Sering-seringlah bicara pada dirimu sendiri karena hal ini akan membantumu berkonsentrasi, menjaga emosimu tetap stabil, dan mengambil keputusan yang bijaksana. Bicara pada diri sendiri lebih efektif jika kamu lakukan saat mempelajari hal baru atau untuk meningkatkan kinerja. Misalnya dengan mengucapkan beberapa perintah sederhana pada dirimu sendiri. Saran tambahan, sebaiknya pelankan suaramu jika di depan orang lain agar kamu tidak dianggap gila, ya.

5. Biasakan Tulisan Tangan


Kegiatan menulis dengan tangan (bukan dengan mengetik pada layar handphone atau komputer) akan membantu menstimulasi otak yang berkaitan dengan daya pikir, bahasa, dan daya ingat. Misalnya pada anak yang baru belajar menulis huruf, ia cenderung akan lebih cepat mengingat jika menuliskannya dalam bentuk surat daripada hanya melihat bentuknya. Terutama saat mempelajari bahasa asing, kamu bisa lebih cepat mengingat kembali jika terbiasa menuliskannya di atas kertas.

6. Pelajari Bahasa Asing


Memecahkan masalah dengan menggunakan bahasa asing yang sedang kamu pelajari, akan membuat pikiranmu menjadi lebih jernih. Hal ini akan menghindarkanmu dari menggunakan emosi sekaligus membuatmu berpikir secara lebih tenang dan bijaksana. Walaupun mungkin tidak sempurna, coba gunakan bahasa asingmu terutama saat kamu butuh memutuskan masalah secara logis.

7. Cari Kafe yang Tepat!


Menurut penelitian, kamu-kamu yang bertipe pemikir akan menemukan solusi kreatif jika bekerja pada ruangan yang cenderung ramai daripada ruangan sepi. Ruangan ramai akan mendorong otakmu berpikir lebih terbuka dan meningkatkan kreativitas. Ketika sedang kebingungan, tinggalkan ruangan yang biasa kamu gunakan dan pergi ke tempat seperti kafe atau dimana saja yang memiliki kesan enerjik namun tidak terlalu ramai. Cobalah menenangkan pikiranmu sambil menikmati secangkir teh atau kopi. Sebagai tambahan, minuman berkafein bisa membantumu mengingat lebih baik.

8. Coba Hal Baru


Saat kamu mendapat ancaman atau apapun yang membuat perasaanmu tidak karuan ketika sesuatu hal terasa tidak masuk akal, otakmu akan mulai bekerja lebih keras. Coba latih otakmu dengan cara mencoba hal baru yang mungkin akan mengagetkan atau membingungkanmu, misalnya seperti pergi ke tempat asing yang tidak kamu mengerti budaya dan bahasanya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang telah mengalami culture-shock di negara asing yang ia kunjungi sebelumnya, punya kemungkinan lebih besar dalam memecahkan masalah.
Semoga tips di atas bisa membantu meningkatkan kemampuan otakmu, ya! Selamat mencoba!