Apa Itu Donor Darah?

Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah untuk kemudian digunakan untuk transfusi darah. Penyumbangan darah biasa dilakukan rutin di PMI Pusat, maupun daerah. Dan setiap beberapa waktu, ada pula penggalangan penyumbangan darah yang diadakan di tempat-tempat keramaian, seperti di pusat perbelanjaan, kantor perusahaan besar, tempat ibadah, serta sekolah dan universitas secara sukarela. Pada acara ini, para calon penyumbang dapat menyempatkan datang dan menyumbang darah, tanpa harus mengkhususkan diri mendatangi pusat penyumbangan darah.
Penyumbang darah atau donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah untuk kemudian digunakan untuk transfusi darah.
source: https://id.wikipedia.org/wiki/Donor_darah

Apa Saja Syarat untuk Menjadi Pendonor?

Syarat untuk jadi pendonor darah antara lain:
1. Usia 17-60 tahun (untuk kamu yang baru berusia 17 tahun tetap diperbolehkan untuk menjadi donor apabila mendapat izin tertulis dari orang tua)
2. Berat badan minimal 45 kg
3. Temperatur tubuh Normal: 36,6 hingga 37,5 derajat Celcius
4. Tekanan darah baik yaitu sistole = 110 hingga 160 mmHg, diastole = 70 hingga 100 mmHg
5. Denyut nadi teratur yaitu sekitar 50 hingga 100 kali/menit
6. Hemoglobin baik pria maupun perempuan minimal 12,5 gram
7. Jumlah penyumbangan per tahun paling banyak lima kali dengan jarak penyumbangan sekurang-kurangnya tiga bulan. Keadaan ini harus sesuai dengan keadaan umum donor.

Mitos Mengenai donor Darah

Berikut adalah beberapa mitos-mitos yang salah sehingga banyak yang enggan melakukan donor darah:
1. Donor darah dapat menyebabkan obesitas. Faktanya tidak, karena 350cc darah yang didonorkan setara dengan membuang 650 kalori.
2. Donor darah bisa mendapatkan penyakit. Faktanya tidak dapat tertular HIV dan penyakit menular lainnya karena jarum yang digunakan steril.
3. Vegetarian tidak memiliki cukup zat besi, jadi tidak bisa melakukan donor darah. Faktanya bisa, apabila syarat HB, tekanan darah, berat badan,dll terpenuhi.
4. Donor darah membuat merasa sakit kepala, muntah, stres? Faktanya sebelum melakukan donor darah kamu perlu makan dan minum donor sehingga cairan yang keluar bisa tergantikan.
5. Kamu tidak perlu sering donor darah , karena membuat tubuh menjadi lemah. Faktanya dengan menjadi pendonor darah tidak membuat tubuh menjadi lemah karena terus memproduksi darah baru.
6. Donor darah dapat turunkan jumlah darah. Faktanya, kamu tidak perlu khawatir. Diperlukan waktu 1-2 hari untuk mengisi kembali volume cairan dlm tubuh setelah donasi dan sel darah merah akan beregenerasi untuk mengganti darah yang telah hilang.

Manfaat Donor Darah

Berikut ini adalagh beberapa manfaat jadi pendonor darah:
1. Merangsang pertumbuhan sel-sel darah baru.
2. Bisa cek kesehatan gratis, karena setiap kantong darah yang didonorkan akan dilakukan proses screening untuk penyakit HIV/ AIDS, Hepatitis, Sifillis dan penyakit lainnya yang bisa ditularkan melalui darah.
3. Menjaga kesehatan jantung.
4. Membakar kalori dalam tubuh.
5. Secara psikologis akan merasa lebih bahagia karena telah membantu sesama.

Bagaimana, apakah kamu tertarik melakukan donor darah, Beautynesian?