1. Sesuaikan Dengan Usia Kehamilan


Cek apakah usia kandunganmu sudah melebihi 14 minggu, karena setelah periode tersebut ibu hamil sudah melewati masa-masa mual dan keadaan fisiknya lebih kuat. Risiko keguguran juga lebih tinggi di usia awal kehamilan sehingga lebih baik hindari naik pesawat sebelum masa kehamilan mencapai 14 minggu.

2. Pilih Tujuan yang Dekat


Hindari memilih tujuan yang jauh dan memakan banyak waktu di perjalanan. Sebaiknya pilih tujuan wisata domestik yang dapat dicapai dengan mobil untuk alasan kenyamanan. Di mobil, ibu hamil memiliki banyak ruang untuk meregangkan badan. Kalau kamu berencana menginap di villa atau pergi ke daerah pegunungan, ingat ibu hamil sebaiknya tidak tidur di tempat yang melebihi ketinggian 3600 mdpl.

3. Pelajari Peraturan Maskapai


Jika diharuskan bepergian dengan pesawat, cari tahu peraturan maskapai yang akan kamu gunakan sebelum membeli tiket. Biasanya, usia kandungan yang memasuki masa hamil tua diharuskan menandatangani semacam surat pernyataan dan diminta surat keterangan dari dokter. Pilih juga kursi di dekat jendela darurat agar ruang jarak antar kursi lebih lebar.

4. Gunakan Pakaian yang Nyaman


Pakai pakaian longgar yang nyaman dan hangat di tubuh. Jangan lupa membawa syal, jaket dan kaus kaki jika bepergian ke tempat yang dingin. Pilih sepatu yang nyaman seperti flat shoes dan hindari high heel karena biasanya kaki ibu hamil cenderung membengkak.

5. Bawa Buku Catatan Kehamilan


Catatan medis dari dokter ini penting karena menyimpan data-data kesehatan janin. Sebaiknya kamu juga mencari info tentang rumah sakit yang dapat dikunjungi kalau terjadi sesuatu di tempat tujuan. Ada baiknya membawa surat keterangan dokter kalau kamu naik pesawat dengan usia kehamilan yang besar.
Tidak perlu khawatir lagi bepergian saat hamil 'kan? Jangan lupa, selalu ajak suamimu untuk menemani dan menjagamu saat bepergian.