1. Katakan tidak pada upsize


Beberapa restoran menawarkan pilihan untuk upsize ke ukuran yang lebih bersih agar lebih hemat. Walaupun menggiurkan, tolak dengan tegas opsi tersebut dan tetap pesan porsi normal.

2. Hindari roti pendamping


Steak house dan restoran Italia biasanya menawarkan roti sebagai pendamping menu makanan utama. Mintalah pada pelayan untuk tidak menyajikan roti bagianmu karena hanya akan menambah jumlah kalori yang akan kamu makan.

3. Jangan minum soft drink


Soda mengandung kalori dan gula yang tinggi. Selain itu, restoran selalu menjual minuman bersoda jauh lebih mahal dibandingkan harga aslinya. Selalu pesan air putih atau teh tawar untuk pilihan minumanmu.

4. Kunyah secara perlahan-lahan


Jangan terburu-buru dan kunyah makananmu pelan-pelan. Perutmu butuh waktu untuk mengirim sinyal ke otak bahwa kamu sudah kenyang. Dengan makan secara perlahan, kamu akan lebih cepat merasa kenyang.

5. Tinggalkan lemak dan kulit


Lemak dan kulit memang enak rasanya, tentu saja karena terdiri dari 100% lemak. Tapi itu tidak baik untuk tubuhmu dan dietmu, jadi lepas lemak dan kulit yang terlihat pada daging ayam, bebek maupun sapi dan sisihkan.

6. Bungkus separuh makananmu


Saat makanan datang, sisihkan langsung separuh makananmu untuk dibawa pulang sebelum kamu makan. Porsi makanan di restoran umumnya lebih banyak dari porsi makan biasa, dengan begini kamu juga dapat mengontrol kalorimu tanpa harus merasa bersalah karena menyisakan makanan.

7. Teliti jumlah kalori pada makanan


Restoran biasanya memiliki tabel jumlah kalori pada suatu makanan. Kamu bisa menanyakannya pada pelayan, atau mengecek pada website restoran jika tersedia. Dengan begini kamu bisa memesan makanan yang kalorinya kecil.
Dengan mempraktekkan cara ini kamu tetap bisa menikmati hidangan di restoran tanpa perlu khawatir dietmu gagal.