1. Booking Penerbangan Langsung


Kalau kamu harus pergi dengan penerbangan transit, kemungkinan penerbanganmu mengalami delay akan menjadi 2 kali lebih besar. Karena jika penerbangan pertamamu delay akan berakibat langsung pada penerbangan transitmu berikutnya.

2. Hindari Terbang di Akhir dan Awal Minggu


Hari Minggu dan Senin adalah hari tersibuk di bandara. Lebih baik terbang di hari Selasa atau Rabu karena trafficnya lebih sepi sehingga memperkecil kemungkinan untuk delay.

3. Pilih Penerbangan Paling Pagi


Bila ada 1 dari penerbangan beruntun yang delay, penerbangan berikutnya akan terkena dampaknya. Hindari pula memilih penerbangan paling malam karena jika terkena delay, ada kemungkinan kamu harus bermalam di bandara atau penerbangan dibatalkan.

4. Terbang dari Bandara Kecil


Jangan terbang dari bandara yang digunakan sebagai hub utama. Kalau kamu terbang dari Jakarta, coba cari maskapai yang terbang bandara dari Halim Perdana Kusuma dibandingkan bandara Soekarno-Hatta yang terlalu ramai.

5. Patuhi Peraturan Bagasi


Jangan buat penerbanganmu terlambat karena adanya pelanggaran pada barang bawaan. Pastikan kamu memasukkan barang-barang ke dalam koper dengan rapi agar mudah discan saat melewati gerbang keamanan.

6. Hindari Terbang Saat Musim Liburan


Lebaran, Tahun Baru dan Imlek adalah masa paling sibuk di dunia penerbangan Indonesia. Dengan adanya penerbangan ekstra di musim sibuk, kemungkinan untuk delay pun semakin besar.

7. Selalu Datang Lebih Awal


Walaupun penerbanganmu tidak mengalami delay, kalau ada beberapa penumpang yang terlambat boarding bisa mengakibatkan penerbanganmu ikut terlambat. Jangan jadi penumpang yang merepotkan dan selalu datang lebih awal.
Semoga dengan cara ini bisa meminimalisir kemungkinan penerbanganmu untuk delay ya.