Kopi Luwak, Kopi Khas Indonesia


Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia. Berbagai macam kopi dengan kualitas terbaik dapat ditemui di berbagai daerah di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Salah satu jenis kopi yang paling dikenal baik oleh masyarakat Indonesia maupun negara-negara asing adalah kopi luwak.
Biji kopi luwak diambil dari sisa kotoran luwak (sejenis musang), yang diyakini memiliki cita rasa yang khas karena biji kopi yang telah melewati saluran pencernaan luwak memiliki rasa yang berbeda.

Egg Coffee, Vietnam


Egg coffee atau yang disebut dengan ca phe trung dalam bahasa Vietnam, merupakan kopi dengan topping yang dibuat dari campuran telur dan susu. Cara penyajiannya adalah dengan mengocok kuning telur dengan susu kental, lalu kopi hitam dituangkan di atasnya, maka kopi akan mengendap di bagian bawah dan topping terapung di bagian atas.

Kaffeost, Finlandia


Kaffeost merupakan sajian khas Finlandia yang terdiri dari kopi yang dituangkan di atas potongan keju Juustoleip. Keju ini terbuat dari susu sapi atau susu rusa yang kemudian dipanggang hingga bagian atas keju berwarna kecokelatan. Perbaduan kopi ini menghasilkan rasa pahit kopi yang khas dengan lelehan keju, yummy!

Spiced Coffee, Maroko


Di Maroko terdapat sajian kopi yang dicampurkan dengan beberapa rempah-rempah seperti biji wijen, lada hitam dan pala. Sajian kopi ini menciptakan aroma, serta rasa yang kuat dan nikmat.

Kopi Gu You, Singapura


Arti dari kopi gu you ini sebenarnya adalah "kopi dengan mentega", dan minuman yang satu ini memang kopi yang dicampur dengan mentega. Meskipun lelehan mentega tidak terlihat jelas di atas kopi, namun dapat memberikan aroma dan rasa yang nikmat.

Oliang, Thailand


Oliang merupakan es kopi khas Thailand yang dicampur dengan kacang kedelai, jagung, dan biji wijen. Minuman es kopi ini biasanya dihidangkan dengan susu cair dan juga sirup.

Espresso Romano, Italia


Secangkir espresso yang disajikan dengan potongan lemon. Cara menikmati minuman ini adalah dengan menggosokkan potongan lemon pada ujung cangkir. Rasa asam pada lemon dipercaya dapat meningkatkan rasa kopi itu sendiri.

Pharisaer, Jerman


Minuman kopi khas Jerman yang satu ini mengandung rum, dengan tambahan topping whipped cream di atasnya. Minuman ini tercipta dari sejarah Jerman, ketika dahulu kala seorang pastur melarang umatnya untuk meminum alkohol. Maka, aroma rum dalam kopi yang tajam dinetralisir dengan aroma whipped cream yang harum.

Lagrima, Argentina


Lagrima merupakan kopi khas Argentina yang dibuat dari "setetes" kopi. Kandungan susu dalam minuman ini lebih dominan sehingga sangat cocok bagi orang yang menghindari minum terlalu banyak kopi.

Turkish Coffee, Turki


Kopi Turki dibuat dengan cara tradisional tanpa menggunakan mesin khusus dari proses penumbukkan hingga pemasakkan. Panci yang digunakan untuk memasak gilingan biji kopi ini pun berbeda pada umumnya, yaitu sebuah panci dengan pegangan yang panjang bernama cezve.

Cafe de Olla, Meksiko


Cafe del olla merupakan minuman kopi yang disajikan di dalam sebuah wadah khusus. Penyajian di dalam sebuah cangkir khusus berbahan tanah liat ini dipercaya sangat mempengaruhi rasa kopi. Rasa yang khas dari kopi ini juga semakin pekat dengan campuran kayu manis dan piloncillo (sejenis gula merah).

Yuan Yang, Hongkong


Minuman ini termasuk salah satu minum yang populer di Hongkong. Terdiri dari susu, teh, dan kopi yang bisa disajikan hangat ataupun dingin.