1. Gunakan Minyak

Biasanya stretch mark muncul pada kehamilan di trimester kedua. Tapi sebaiknya ibu hamil rutin memberikan minyak di area kulit yang umumnya muncul stretch mark sejak dinyatakan mengandung dengan menggunakan baby oil, minyak zaitun atau minyak kelapa. Oleskan pada bagian perut hingga perut bagian bawah dan pada lipatan-lipatan tubuh. Minyak berfungsi untuk meningkatkan elastisitas kulit untuk itu gunakan sebelum tidur tanpa dibilas dengan air. Untuk hasil maksimal, lebih baik diamkan semalaman ketika tidur.
source: http://tipsdoktercantik.com/manfaat-minyak-zaitun-untuk-kesehatan/

2. Body Lotion

Selain melembabkan kulit, body lotion memiliki manfaat lain untuk mencegah munculnya strecth mark. Untuk itu, gunakannlah secara teratur untuk membantu melembabkan bagian tubuh yang nantinya muncul guratan putih.

3. Banyak Minum Air Putih

Tubuh yang terhidrasi dengan baik dapat melawan munculnya guratan putih dan mencegah elastisitas kulit. Jaga kondisi tubuh agar konsumsi cairan terpenuhi dengan baik. Oleh karena itu, kamu sebaiknya minum air putih 8 gelas per hari secara rutin.
source: http://www.pt-ksm.co.id/PT-KSM-Berita-94.htm

4. Mengurangi Stres

Bila stres kerap melanda semasa hamil coba lakukan yoga. Bisa mengikuti kelas yoga khusus ibu hamil. Selain membantu pikiran tetap fres juga menjaga agar tubuh lebih rileks. Imbangi juga dengan pola makan seimbang.
source: http://www.solusisehatku.com/yoga-untuk-ibu-hamil

5. Olahraga

Banyak olahraga ringan yang bisa dilakukan oleh ibu hamil. Seperti jalan kaki atau renang selama hamil. Hal ini berfungsi untuk memperkuat otot perut serta melancarkan peredaran darah pada area perut.
source: http://matawanita.tumblr.com/post/85899132185/bumil-boleh-kok-jogging-asalkan

6. Kenakan Baju yang Mudah Menyerap Keringat

Gunakan baju berbahan katun atau kaus agar mudah menyerap keringat. Hindari baju yang terlalu ketat. Keringat yang keluar berlebihan membuat kulit gatal sehingga memicu ibu hamil untuk menggaruknya. Hati-hati menggaruk bagian perut dapat memperparah kondisi kulit dan memungkinkan timbulnya jaringan parut.