Memasuki usia 30-an, garis halus yang muncul pada wajah bisa menyebabkan masalah yang mengganggu penampilan. Terutama jika kerutan halus muncul di area mata dan smile line. Hal ini, masih bisa ditutupi dengan treatment dari dokter kecantikan, seperti suntik botox. Namun, bila masalah lain muncul di bagian kulit kepala, seperti uban, bercak hitam, warna kulit tidak merata, atau rambut yang kusam. Berikut ini tips yang bisa kamu terapkan:

Gunakan Sedikit Sampo

Kelebihan penggunaan sampo pada kulit kepala memang menghasilkan lebih banyak busa. Namun pada usia 30an, hal ini tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan timbulnya scalp yakni iritasi pada kulit kepala. Menurut hairstylist Nathaniel Hawkins dalam allure, ketika keramas rambut harus benar-benar dibersihkan hingga akar rambut. Selain itu pilih produk yang mengandung moisturizing atau sampo yang bisa melindungi warna rambut. Tujuannya agar warna rambut tidak cepat berubah.
"Orang-orang tidak mengetahui apa akibat dari residu sisa shampoo," ujar dermatologist Francesca Fusco.
source: http://www.allure.com/hair-ideas/anti-aging/2013/younger-looking-hair-how-to#slide=1

Hati-hati Saat Rambut Basah

Jika rambut kamu masih basah setelah keramas, jangan pernah menggosokkan handuk ke kepala. Sebab, saat basah rambut menjadi lebih mudah patah atau rontok. Terutama rambut yang sudah "tua" akibat dari penggunaan air panas ketika mandi, bahan kimia, dan suhu saat pengeringan. Menyisir ketika rambut basah juga membuat rambut menjadi mudah rontok. Sehingga, disarankan untuk mengurangi menyisir pada saat rambut basah dan bila mendesak bisa menggunakan sisir bergigi jarang (wide-tooth). Tidak hanya itu, gunakan pula conditioner sesaat setelah keramas untuk menjaga agar rambut tetap ternutrisi dan sehat.

Kurangi Panas Ketika Mengeringkan Rambut

Terlalu sering menggunakan hair dryer juga membuat rambut menjadi rontok, patah, dan kusam. Apalagi, bila Beautynesian yang setiap hari harus menggunakan curling irons dan flatirons. Rambut akan menjadi mudah rapuh dan ujung rambut juga bercabang. Untuk itu, usahakan kurangi penggunaan peralatan tersebut atau mengganti blow dryer yang tidak merusak rambut. Cara yang paling aman ialah mengeringkan rambut dengan menggunakan kipas angin. Selain suhu yang dihembuskan dingin, menggunakan kipas angin ini juga akan memberikan volume pada rambut secara alami.

Perhatikan Kandungan Cat Rambut

Bahan kimia yang terkandung pada cat rambut bisa membuat rambut jadi bercabang, rusak, hingga merubah warna menjadi kusam. Sebelum menggunakan cat rambut pastikan terlebih dahulu kandungan dalam cat rambut tersebut. Sering mengganti warna rambut tanpa melakukan perawatan, dapat menimbulkan masalah rambut.

Kurangi Mengikat Rambut

Di negara tropis seperti Indonesia yang udaranya cenderung, banyak wanita yang senang menguncir rambut panjang mereka. Namun, ternyata kebiasaan ini tidak baik jika dilakukan setiap hari. Terlalu sering mengikat rambut dengan erat dapat menyebabkan akar rambut tertarik sehingga membuatnya jadi rapuh.

Hati-Hati Rambut Rontok

Masalah rambut rontok jika tidak diatasi dengan tepat dapat menyebabkan kebotakan secara permanen. Untuk itu, kamu harus melakukan perawatan dengan tepat. Selain itu, pilih pula sampo dengan pH lebih rendah yang dapat membuat area kulit kepala tetap dilindungi oleh minyak alami. Dengan demikian fase kerontokan rambut pun dapat dihindari.
Rekomendasi Produk
Davines Italy Natural Tech Energizing Shampoo Anti Hair Loss bisa jadi solusi masalah rambut rontok dan tipis. Produk ini dijual dengan harga sekitar Rp400.000.

Klik MAU dan dapatkan kesempatan untuk memiliki produk ini. Kami akan memilih 3 orang yang beruntung untuk mendapatkan produk yang kamu pilih. Good luck!