1. Pilih Salon Terbaik

Waxing tidak bisa dilakukan sembarangan, bahkan harus dilakukan di salon terpercaya. Cari tahu terlebih dahulu bagaimana proses treatment yang akan dilakukan salon tersebut. Semua peralatan yang digunakan harus higienis berikut tata cara yang tepat. Tak ada salahnya memilih salon yang telah direkomendasikan oleh teman atau kerabat.
Salah satu salon yang bisa kamu coba adalah ZAP yang sudah memiliki 15 outlet yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia, dengan kisaran harga Rp99.000 hingga Rp899.000.

2. Pengelupasan Kulit

Sebelum waxing, lakukan eksofilasi kulit secara ringan. Hal ini berguna untuk membuat rambut yang terperangkap di bawah sel kulit mati akan lebih mudah terangkat ketika di wax. Hasilnya juga lebih bersih dan tidak menimbulkan rasa sakit ketika lilin wax dilepas. Semakin tipis lapisan kulit mati akan lebih mudah rambut dan lilin wax terangkat.

3. Cek Kesehatan Kulit

Akan lebih baik bila dilakukan pemeriksaan kesehatan kulit. Pastikan bahwa kulit aman menerima pemenasan lilin saat waxing. Terutama untuk kulit sensitif, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter kulit. Hal ini untuk mencegah terjadinya iritasi, bengkak, merah-merah setelah waxing.

4. Waxing Rutin

Metode waxing tidak bisa dilakukan hanya sekali treatment, tapi bisa beberapa kali. Bulu bisa tumbuh kembali dalam bentuk rambut halus setelah melakukan wax. Untuk itu lakukan empat minggu sekali untuk mengangkat rambut halus hingga bersih dan halus.

5. Hindari Melakukan Treatment Saat Menstruasi

Kulit akan sangat sensitif terutama area Miss V saat menstruasi. Maka dari itu, sebaiknya dilakukan satu atau dua minggu setelah haid. Waxing yang dilakukan terlalu dekat dengan jarak hari terakhir haid memang tak berisiko. Namun, rasa sakit saat rambut dicabut hilang lebih lama daripada saat kondisi normal.

6. Tidak Sedang Mengonsumsi Obat

Hindari pemakaian obat-obatan saat ingin waxing. Hentikan dulu pemakaian obat-obatan setidaknya selama satu bulan. Obat-obatan di luar tubuh juga perlu dihindari seperti produk-produk pengelupasan kulit.

7. Tidak Sedang Hamil

Ibu hamil tidak dianjurkan untuk melakukan waxing. Terutama saat hamil muda atau trimester pertama masih rawan. Karena kondisi hamil muda dikhawatirkan terjadi ketegangan saat akan melakukan waxing yang menimbulkan kontraksi.