1. Brush

Perhatikan jenis kuas yang akan digunakan. Pilih angle brush yaitu kuas yang berbentuk pipih dengan ujungnya miring. Brush akan membantu memberi garis wajah. Bisa juga mengapliasikannya dengan menggunakan brush blush on.
source: http://www.maybelline.com/products/brushes-accessories/brushes/expert-tools-angled-definer-brush.aspx

2. Pilih Warna

Pilih bronzer yang jenisnya matte dengan warna dua sampai tiga tingkat lebih tua dari warna kulit. Bronzer yang matte bisa membuat wajah lebih tirus. Sedangkan bronzer yang shimmery membuat wajah lebih lebar lebih berminyak. Bisa juga menggunakan blush on atau eyeshadow warna cokelat.
source: http://www.ulta.com/ulta/browse/productDetail.jsp?productId=xlsImpprod4141595

3. Membuat Shading

Saat membubuhkan shading kerucutkan bibir agar lebih mudah menentukan titik yang akan dishading. Gunakan bronzer dengan kuas, bentuk angka 3 pulaskan dari sisi samping dahi menuju tulang pipi, rahang dan dagu. Lakukan pada sisi kiri dan kanan wajah. Untuk membuat shading hidung, kamu bisa menggunakan eyeshadow coklat. Pulaskan mulai dari samping alis sampai bawah hidung.

4. Higlight

Fungsinya untuk memberikan efek bercahaya dan menyempurnakan riasan. Lakukan di atas tulang pipi dan area tengah hidung kemudian baurkan dengan riasan. Produk highlight bisa diganti dengan dengan eyeshadow warna putih atau silver yang memiliki shimmer.
source: http://www.femalesia.com/id/news/detail/aplikasi-highlighter-untuk-cerahkan-wajah/perempuan

5. Blush On

Aplikasikan blush on tepat pada tulang pipi. Lakukan pemberian blush on ini sambil tersenyum untuk hasil yang lebih baik. Baurkan blush on pada area di bawah mata pada puncak pipi, kemudian baurkan hingga merata.
source: https://catatankecilaprilia.wordpress.com/2011/09/28/tips-memilih-blush-on/