1. Kram Perut

source: http://www.vemale.com/kesehatan/23498-sering-kram-perut-tapi-nggak-hamil-atau-haid.html
Kram perut biasa dialami wanita saat sedang haid atau saat sedang hamil. Hal tersebut sangat wajar mengingat kondisi rahim sedang mengalami peluruhan apabila haid, dan rahim menjadi tempat melindungi dan pertumbuhan janin saat sedang hamil.
source: http://www.vemale.com/kesehatan/23498-sering-kram-perut-tapi-nggak-hamil-atau-haid.html
source: https://www.futuready.com/ArticleDetail/Index/Atasi-Kram-Perut-Saat-Menstruasi
Jika kontraksi pada rahim terlalu intens, bisa mendorong pembuluh darah akibatnya suplai oksigen ke jaringan otot rahim terhambat dan timbullah rasa kram yang mengganggu.
source: http://wolipop.detik.com/read/2014/03/16/114332/2527043/1135/4-penyebab-perut-terasa-sakit-saat-menstruasi

2. Kista

Kista di rahim adalah berupa suatu tumor jinak yang bentuknya seperti kantung kecil yang isinya adalah cairan yang bisa berkembang di dalam ovarium atau indung telur wanita.
source: http://kistarahim.com/
source: http://ciriciripenyakit.web.id/kista/
“Salah satu kista yang harus diwaspadai adalah kista endometrosis. Karena jika semakin membesar akan mengakibatkan kista pecah dan mengalami perlengketan,” jelas Dr. Caroline Tirtajasa, Sp.OG,, dari bagian obstetri dan ginekologi RS. OMNI Internasional Pulomas, Jakarta.
source: https://galeriabiee.wordpress.com/artikel-kesehatan/nyeri-haid-bisa-jadi-tanda-awal-penyakit-kista/
source: http://kistaovarium.org/

3. Endometriosis

Endometriosis berasal dari kata endometrium, yaitu jaringan yang melapisi dinding rahim. Penyakit endometriosis ini adalah tumbuhnya jaringan dinding rahim di luar rahim. Lokasi tumbuhnya beragam di rongga perut, seperti di ovarium, tuba falopii, jaringan yang menunjang uterus, daerah di antara vagina dan rectum, juga di kandung kemih.
source: http://www.indosiar.com/ragam/mengenal-penyakit-endometriosis_75407.html
source: http://www.soc.ucsb.edu/sexinfo/article/endometriosis
Endometriosis dapat menyebabkan tidak berfungsinya beberapa organ reporoduksi wanita, biasanya dapat mengganggu dari saluran telur, indung telur dan lainnya. Endometriosi dapat menyebabkan sulitnya proses pembuahan, sehingga janin akan sulit terbentuk. Inilah penyebab pengidap endometriosi akan sulit mendapatkan anak.
source: http://bidanku.com/endometriosis-dan-kehamilan
source: http://bidanku.com/endometriosis-dan-kehamilan

4. Fibroid

Fibroid atau uterine fibroid adalah tumor jinak yang tumbuh di dalam rahim. Mereka terbentuk dari sel-sel yang membentuk otot dinding rahim. Secara medis dikenal sebagai leiomyoma atau myoma uterus.
source: http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Kehamilan/Gizi+dan+Kesehatan/apa.itu.fibroid/001/001/1069/42/2
source: http://www.melakafertility.com/fibroid.shtml
Beberapa teori menyebutkan pertumbuhan tumor ini disebabkan rangsangan hormon estrogen. Pada jaringan mioma, jumlah reseptor estrogen lebih tinggi dibandingkan jaringan otot kandungan (miometrium) sekitarnya sehingga mioma uteri ini sering kali tumbuh lebih cepat pada kehamilan (membesar pada usia reproduksi) dan biasanya berkurang ukurannya sesudah menopause (mengecil pada pascamenopause)
source: http://id.wikipedia.org/wiki/Mioma_Uteri

5. Radang Panggul

source: http://apotekherbalkita.com/bahaya-bagi-penderita-radang-panggul/
Radang Panggul merupakan suatu keadaan dimana terjadi infeksi pada saluran genital bagian atas, yang disebabkan karena bakteri. Pada awalnya infeksi ini terjadi pada vagina, hingga kemudian menjalar sampai ke rahim.
source: http://apotekherbalkita.com/bahaya-bagi-penderita-radang-panggul/
source: http://www.vemale.com/kesehatan/39069-penyebab-dan-cara-mengatasi-kram-saat-haid.html
Penyakit ini adalah peradangan yang ditimbulkan oleh bakteri yang ditularkan secara seksual. Jika terjadi peradangan pada panggul Anda, hal ini dapat menjadi pemicu terjadinya kram saat Anda menstruasi.
source: http://www.vemale.com/kesehatan/39069-penyebab-dan-cara-mengatasi-kram-saat-haid.html
Semoga informasi di atas dapat membantu dalam mengenali masalah nyeri menstruasi yang sedang kamu alami. Segera konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.